Fimela.com, Jakarta - Backsplash dapur sudah bersih, tapi kok permukaannya jadi kusam dan tergores? Mungkin cara membersihkan Anda selama ini salah.
Backsplash adalah area dinding di belakang kompor dan wastafel yang berfungsi melindungi dinding dari cipratan minyak, air, dan noda makanan. Setiap material backsplash, baik kaca, stainless steel, keramik, batu alam, hingga laminasi, memiliki karakteristik dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Penggunaan pembersih yang salah bisa menyebabkan goresan, perubahan warna, bahkan kerusakan permanen.
Dengan memahami jenis material dan teknik pembersihan yang tepat, backsplash dapur Anda bisa tetap kinclong tanpa risiko rusak. Berikut 10 tips membersihkan backsplash dapur tanpa merusak permukaan berikut ini, sebagaimana telah Fimela.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (2/8/2026).
1. Kenali Jenis Material Backsplash Anda Terlebih Dahulu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311889/original/012836400_1785466992-Warna_backsplash_yang_cocok_untuk_dapur_Scandinavian_hadirkan_suasana_baru_saat_memasak_model_beige.jpg)
Langkah paling krusial sebelum membersihkan adalah mengenali material backsplash Anda karena setiap jenis material membutuhkan perawatan yang berbeda agar tidak cepat rusak. Diperlukan penyesuaian antara karakteristik permukaan dengan cairan pembersih yang digunakan. Sebagai panduan, material kaca dan stainless steel membutuhkan pembersih pH netral serta alat non-abrasif untuk mencegah goresan halus. Sementara itu, keramik dan porselen lebih tahan terhadap pembersih serbaguna, sedangkan batu alam seperti marmer dan granit sangat sensitif sehingga harus menghindari bahan asam seperti cuka atau lemon.
2. Bersihkan Segera Setelah Memasak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311888/original/096666600_1785466991-Warna_backsplash_yang_cocok_untuk_dapur_Scandinavian_hadirkan_suasana_baru_saat_memasak_model_abu-abu_muda.jpg)
Minyak dan noda makanan yang dibiarkan terlalu lama akan mengeras, menjadi lengket, dan semakin sulit untuk dibersihkan jika Anda menundanya selama berhari-hari. Oleh karena itu, biasakan untuk selalu mengelap area backsplash menggunakan kain mikrofiber lembap setiap kali selesai memasak agar kotoran tidak menumpuk. Selain pembersihan ringan harian tersebut, jadwalkan juga pembersihan menyeluruh minimal seminggu sekali atau lebih sering apabila dapur Anda rutin digunakan untuk menggoreng makanan berminyak.
3. Gunakan Larutan Sabun Cuci Piring + Air Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260191/original/063387900_1781580927-3e79f1a1-eaaa-4be0-ac5a-844fa6384141.jpg)
Campuran sabun cuci piring dengan air hangat merupakan metode pembersihan yang paling aman dan dapat diandalkan untuk semua jenis material backsplash di dapur Anda. Cara meraciknya sangat mudah, yaitu dengan mengisi botol semprot menggunakan air hangat lalu mencampurkan setengah sendok teh sabun cuci piring berformula pembersih lemak. Setelah disemprotkan secara merata ke permukaan dinding, diamkan cairan selama kurang lebih 60 detik agar formula pembersihnya bekerja melonggarkan noda. Selanjutnya, gosok perlahan menggunakan spons lembut atau kain mikrofiber hingga bersih, lalu bilas dan keringkan.
4. Tips Khusus untuk Backsplash Kaca
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383366/original/092280600_1760672718-Dapur_dengan_Cermin_atau_Backsplash_Kaca.jpg)
Backsplash berbahan kaca menawarkan tampilan yang sangat elegan untuk dapur modern, namun permukaannya tergolong sangat rentan terhadap goresan permanen jika salah dibersihkan. Anda wajib menggunakan kain bersih yang bebas dari serpihan kotoran serta menghindari segala jenis alat gosok kasar atau bahan kimia keras. Saat mengelap permukaannya, gunakan campuran air hangat dan sabun ringan dengan gerakan melingkar atau vertikal secara perlahan. Apabila terdapat noda membandel, Anda bisa mengandalkan sedikit cuka putih yang dicampur air, lalu segera keringkan menggunakan kain mikrofiber agar tidak meninggalkan bercak air.
5. Tips Khusus untuk Backsplash Stainless Steel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7157078/original/007711500_1779946239-3682848550770495816.jpeg)
Stainless steel memiliki karakteristik unik berupa arah serat logam atau grain yang wajib Anda ikuti selama proses pembersihan agar tidak meninggalkan goresan baret. Hindari penggunaan spons kawat atau kawat baja, dan pilihlah kain mikrofiber lembut bersama sabun cuci piring ber-pH netral. Selalu lakukan pengelapan searah dengan garis serat logam tersebut, bukan dengan gerakan melingkar acak. Di samping itu, pastikan untuk selalu mengeringkan permukaannya secara sempurna guna mencegah timbulnya noda air atau water spot yang dapat merusak kilau metaliknya.
6. Tips Khusus untuk Backsplash Keramik dan Porselen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307792/original/010975800_1754482261-Gemini_Generated_Image_1czl3i1czl3i1czl.jpg)
Material keramik dan porselen memiliki keunggulan berupa struktur permukaan yang tidak berpori sehingga kotoran tidak mudah meresap dan relatif lebih mudah dibersihkan. Untuk perawatan rutin hariannya, Anda cukup menggunakan air panas yang dikombinasikan dengan pembersih serbaguna. Jika menemui noda minyak yang membandel pada permukaannya, Anda dapat menyemprotkan larutan cuka dan air dengan perbandingan seimbang. Jangan lupa juga untuk rutin membersihkan bagian nat atau garis sambungan keramik menggunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta pembersih.
7. Tips Khusus untuk Backsplash Batu Alam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7881571/original/060665700_1780709203-2.jpg)
Batu alam seperti marmer, granit, onyx, dan batu kapur memiliki karakteristik sensitif yang memerlukan perhatian ekstra karena sangat rentan rusak apabila terpapar zat asam. Anda harus menghindari penggunaan bahan-bahan seperti cuka, jus lemon, atau pembersih asam kuat lainnya karena dapat membuat tekstur permukaan batu menjadi kasar dan terkikis. Sebagai gantinya, gunakan air hangat yang dicampur sedikit sabun cuci piring bersama kain atau spons yang sangat halus. Pengaplikasian pelindung atau sealer secara berkala juga sangat disarankan untuk menjaga pori-pori batu tetap aman dari noda.
8. Atasi Noda Minyak Membandel dengan Pasta Baking Soda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4683028/original/091482000_1702358873-howtogym-S9NchuPb79I-unsplash.jpg)
Noda minyak tebal yang sudah terlanjur mengeras di dinding dapur sering kali membutuhkan bahan pembersih dengan daya angkat ekstra namun tetap ramah permukaan. Anda bisa membuat pasta pembersih mandiri dengan mencampurkan dua sendok teh baking soda dan satu sendok teh air hingga teksturnya cukup kental. Oleskan pasta tersebut secara merata pada bagian noda minyak yang membandel, lalu diamkan selama 10 hingga 15 menit agar kandungan di dalamnya efektif menyerap minyak. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan kain mikrofiber, bilas hingga bersih, dan keringkan.
9. Gunakan Bahan Alami untuk Hasil Aman dan Wangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167806/original/054892000_1742370479-ecologiacal-products-concept-with-copy-space.jpg)
Pemanfaatan bahan-bahan alami rumahan seperti cuka putih, perasan lemon, dan baking soda dapat menjadi solusi pembersihan yang ekonomis sekaligus ramah lingkungan. Larutan cuka putih dengan perbandingan air satu berbanding satu sangat efektif mengangkat lemak pada keramik, kaca, dan stainless steel. Sementara itu, kandungan asam sitrat pada buah lemon mampu memecah noda minyak sekaligus meninggalkan aroma kesegaran alami di area dapur. Namun, pastikan Anda selalu mencocokkan bahan alami tersebut dengan jenis material backsplash yang dimiliki guna menghindari risiko kerusakan.
10. Tips Pencegahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312763/original/027097800_1785556823-Lantai_Monokrom_Hitam-Putih.jpeg)
Pencegahan dini selalu menjadi langkah terbaik untuk menghemat waktu dan tenaga Anda agar tidak perlu membersihkan noda berat yang menumpuk di kemudian hari. Biasakan untuk selalu menutup panci atau wajan menggunakan penutup khusus saat memasak menu yang menghasilkan banyak cipratan minyak panas. Anda juga bisa memasang pelindung percikan tambahan atau memastikan sirkulasi ventilasi udara dapur berfungsi optimal untuk membuang partikel uap minyak. Mengelap backsplash secara konsisten menggunakan kain mikrofiber lembap setiap kali selesai memasak akan menjaga kebersihannya lebih lama.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Membersihkan Backsplash Dapur
Q: Apakah cuka aman untuk membersihkan semua jenis backsplash?
A: Tidak. Cuka aman untuk backsplash keramik, kaca, dan stainless steel. Namun, jangan gunakan cuka pada backsplash batu alam seperti marmer atau granit karena asam dapat merusak tekstur dan permukaan batu.
Q: Bagaimana cara membersihkan noda minyak yang sudah mengeras di backsplash?
A: Gunakan pasta baking soda (2 sendok teh baking soda + 1 sendok teh air). Oleskan pada noda, diamkan 10–15 menit, lalu gosok perlahan dengan kain mikrofiber. Untuk noda yang sangat membandel, Anda bisa menambahkan sedikit cuka pada campuran tersebut.
Q: Apakah spons hijau (scouring pad) aman untuk membersihkan backsplash?
A: Tidak disarankan. Spons hijau atau spons kasar dapat menggores permukaan backsplash, terutama pada kaca dan stainless steel. Gunakan kain mikrofiber atau spons lembut sebagai gantinya.
Q: Seberapa sering membersihkan backsplash dapur?
A: Lakukan pembersihan ringan setiap selesai memasak dengan kain lembap. Pembersihan menyeluruh sebaiknya dilakukan minimal seminggu sekali, atau lebih sering jika dapur rutin digunakan untuk menggoreng.
Q: Bagaimana cara membersihkan nat (garis sambungan) keramik backsplash?
A: Gunakan sikat gigi berbulu lembut yang dicelupkan ke dalam pasta baking soda + air. Gosok nat secara perlahan, lalu bersihkan residu dengan kain lembap dan keringkan.
Q: Apakah pembersih kaca biasa aman untuk backsplash kaca?
A: Aman, tetapi jangan disemprotkan langsung ke kaca. Semprotkan pembersih ke kain lap terlebih dahulu, baru usapkan ke permukaan kaca untuk menghindari cairan merembes ke sambungan atau sudut kaca.
Q: Bagaimana cara mencegah backsplash stainless steel dari noda sidik jari?
Gunakan pembersih khusus stainless steel atau oleskan minyak mineral tipis-tipis setelah dibersihkan. Selalu keringkan permukaan setelah dibersihkan untuk mencegah noda air.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313457/original/046671400_1785646447-73b75e31-dc69-4ef0-bfb4-715532653633.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312768/original/044256200_1785556947-Tanaman_hias_yang_tidak_mudah_layu_meski_dekat_area_memasak_dan_bikin_Bunda_tidak_setress_saat_di_dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312751/original/026154100_1785556629-eb8e7e04-243b-42ef-8a4b-2a29a71a2759.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312760/original/014986600_1785556822-HL_dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312125/original/096845200_1785481439-Screenshot_2026-07-31_140156.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312250/original/007962400_1785484795-sudut_healing_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312198/original/021329200_1785482973-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311923/original/043481700_1785468710-Dapur_Minimalis_Letter_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311907/original/062854300_1785467373-pexels-rdne-8292834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537955/original/006271800_1774494900-unnamed_-_2026-03-26T101346.218.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311831/original/002316300_1785464913-f91cf252-ffc4-4c0b-8349-19684f37a83f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311862/original/070093900_1785466458-Warna_backsplash_yang_cocok_untuk_dapur_Scandinavian_hadirkan_suasana_baru_saat_memasak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311824/original/089401600_1785464053-hl.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311658/original/017090300_1785415739-Gaya_taman_kering_estetik_ala_resort_di_rumah_mungil_jadi_ekslusif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304584/original/044501000_1784722210-Japandi_dengan_Atap_Miring_dan_Plafon_Tinggi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311532/original/007338500_1785404995-fd8f7ad5-930e-4a2e-a125-6519210f1ee4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311438/original/029866800_1785402541-414cfd5e-86bc-493d-84e0-e969a4e63c21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311217/original/041764800_1785393105-9786d4da-2d1f-4662-8b41-195a03ad493a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311006/original/085041400_1785385016-04b5d2fd-f0d0-4ec4-9668-96cfc461189d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582931/original/042767500_1778132669-Inspirasi_Rumah_Type_45_dengan_Dapur_Terbuka_Anti_Asap_dan_Bau_yang_Bikin_Sehat_Penghuninya.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554154/original/075633800_1776061310-KAI_Acces.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557540/original/022217200_1776334209-1_-_HUAWEI_Mate_80_Pro.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)



