AKSI SOSIAL: Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono saat menyerahkan gerobak kepada keluarga warga binaan, Senin (27/4). FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI
SUKABUMI- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dengan rangkaian kegiatan yang tidak sekadar seremonial, tetapi penuh aksi nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan puncak tersebut, digelar secara virtual melalui Zoom dari Tangerang dan dihadiri langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI, Agus Andrianto.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono mengatakan, peringatan HBP tahun ini diisi dengan berbagai program sosial dan pembinaan.
Mulai dari kerja bakti, pembuatan sumur bor, bantuan sosial, bersih-bersih lingkungan, hingga kegiatan sifak massal dan tes urine bagi warga binaan.
“Ini bukan hanya peringatan, tapi momentum untuk memperkuat peran pemasyarakatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Budi kepada Radar Sukabumi, Senin (27/4).
Tak hanya itu, Lapas Sukabumi juga mengusulkan empat instansi untuk mendapatkan penghargaan atas sinergi yang telah terjalin, yakni Dinas Perhubungan, Kementerian Agama, Dinas Lingkungan Hidup, dan BNNK.
“Kolaborasi tersebut dinilai memberikan dampak signifikan. Bersama BNNK misalnya, kami aktif dalam upaya pemberantasan narkoba. Dengan DLH, pembenahan kebersihan lingkungan lapas terus ditingkatkan,” ujanya.
Sementara itu, Kemenag berperan dalam pembinaan keagamaan warga binaan, termasuk kemampuan membaca Al-Qur’an. Adapun, Dishub turut mendukung penataan akses dan rekomendasi lahan parkir di area lapas.
“Semua sinergi ini sangat berdampak. Pembinaan berjalan, lingkungan lebih tertata, dan layanan semakin baik,” tambahnya.
Menariknya lagi, pada HBP tahun ini Lapas Sukabumi juga meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga warga binaan.
“Salah satunya dengan memberikan bantuan gerobak usaha untuk mendukung UMKM keluarga yang kurang mampu,” cetusnya.
Program ini, diharapkan mampu menjadi langkah awal kemandirian ekonomi bagi keluarga warga binaan, sekaligus bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga memberi dampak nyata di luar.
“Melalui semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Sukabumi menegaskan komitmen untuk terus hadir, berkolaborasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” harapnya.
Di tempat sama, salah satu penerima manfaat, Erlina Mastiana (35) mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut.
Ia berencana memanfaatkan gerobak itu untuk berjualan bakso dan mie ayam di dekat sekolah.
“Saya sangat terbantu. Rencananya mau jualan bakso dan mie ayam, kebetulan lokasinya dekat sekolah. Sebelumnya hanya jualan sembako,” singkatnya. (Bam)


























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503087/original/002679900_1771083848-Dancow_Indonesia_Cerdas_1.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482516/original/097675800_1769226563-IMG_3742.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500165/original/009970600_1770817333-1280x847.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494340/original/092829300_1770285248-0L5A4829.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468470/original/003241900_1767952076-LAURENT_DESIGN.jpg)
