Di Tengah Tekanan Fiskal, Wali Kota Neni Pastikan Pembangunan Bontang dan Akses Pendidikan Tetap Jalan

8 hours ago 4

Fimela.com, Bontang Kondisi fiskal yang menantang tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kota Bontang untuk berhenti membangun. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan, prioritas pembangunan tetap dijaga, terutama di sektor pendidikan yang ia sebut sebagai amanah penting konstitusi.

Penegasan itu disampaikan Neni saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang di Lapangan Bessai Berinta (Stadion Lang-Lang), Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (15/11/2025).

“Alhamdulillah, di usia ke-26 ini Bontang terus berbenah dan berupaya menjadi lebih baik lagi. Semoga semangat Bersatu, Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera benar-benar hidup dalam setiap langkah pembangunan,” ujar Neni.

Beasiswa UKT Bontang: Investasi pada Generasi Muda

Dalam momentum yang sama, Neni mengumumkan Program Beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) Bontang. Program ini menyasar mahasiswa dari berbagai jenjang, mulai D3, D4, S1, S2, S3, hingga program profesi dan dokter spesialis.

Beasiswa tersebut diprioritaskan bagi warga ber-KTP Bontang dan menjadi salah satu cara Pemkot memperluas akses pendidikan tinggi.

“Kami akan terus mengalokasikan 20 persen belanja wajib untuk pendidikan. Kami ingin pendidikan tidak menjadi beban, tetapi menjadi investasi untuk melahirkan generasi yang lebih baik,” tuturnya.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah fondasi daya saing daerah. Menurut Neni, ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata dilihat dari fisik infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk tumbuh cerdas, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan.

Ribuan Penari Jepen Hidupkan Perayaan HUT ke-26

Upacara HUT ke-26 Kota Bontang berlangsung meriah meski digelar di bawah cuaca terik. Ribuan peserta mengikuti jalannya upacara hingga rangkaian acara beralih ke penampilan seni.

Sebanyak 2.000 penari Jepen dari jenjang SMP hingga SMA/SMK se-Kota Bontang tampil di lapangan, menghadirkan formasi dan gerak yang kompak. Penampilan ini menjadi simbol semangat masyarakat Bontang yang dinamis dan tak mudah menyerah menghadapi perubahan zaman.

Suasana semakin hangat ketika Wali Kota Neni bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan dan menari bersama para siswa.

Menutup amanatnya, Neni menyampaikan rasa syukur dan harapan agar momen hari jadi kota tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga pengingat untuk terus memperkuat komitmen bersama.

“Dirgahayu Kota Bontang ke-26, Bersatu, Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera,” ucapnya.

Sinergi Antarlembaga Perkuat Arah Pembangunan

Perayaan HUT ke-26 Kota Bontang turut dihadiri Wakil Wali Kota Agus Haris, Sekretaris Daerah Aji Erlinawaty, pimpinan dan anggota DPRD, serta jajaran Forkopimda Kota Bontang. Tamu undangan dari tingkat provinsi juga hadir, menandai eratnya sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan daerah.

Di usia yang ke-26, Bontang kembali menegaskan dirinya sebagai kota yang terus berbenah dan berdaya, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial sebagai landasan utama dalam mewujudkan kesejahteraan warganya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Information | Sukabumi |