Disporapar Kecolongan Pool Party SantaSea

4 hours ago 7

RADARSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akhirnya angkat bicara, terkait tingginya gelombang protes warga di media sosial (medsos) terkait pelaksanaan kegiatan hiburan di SantaSea Waterpark Sukabumi.

Melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), pihaknya memastikan kegiatan tersebut tidak pernah dikoordinasikan kepada lembaganya sebelum acara yang bikin geger masyarakat itu digelar.

Kepala Disporapar Kota Sukabumi Rahmat Sukandar mengklaim, pihaknya justru mengetahui adanya kegiatan yang disebut Ngoet Fest x SantaSea setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Kondisi tersebut menjadi catatan karena setiap kegiatan hiburan yang digelar di Kota Sukabumi semestinya memperhatikan aspek koordinasi, perizinan serta norma yang berlaku di lingkungan masyarakat.

“Kami di Disporapar tidak mengetahui kegiatan ini karena pihak penyelenggara tidak melakukan koordinasi dan tidak mengajukan permohonan rekomendasi kepada kami,” kata Rahmat dalam keterangannya kepada Radar Sukabumi (22/9).

Sorotan warga terhadap kegiatan tersebut, menurut Rahmat, juga menjadi masukan bagi pemerintah daerah. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kritik dan komentar masyarakat yang muncul setelah kegiatan berlangsung.

Rahmat menilai reaksi warga menunjukkan adanya perhatian terhadap arah perkembangan kegiatan hiburan dan pariwisata di Kota Sukabumi. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan geliat industri hiburan tetap berjalan tanpa mengabaikan karakter sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Terima kasih atas kritik, saran dan komentar yang ada di media sosial. Bagi kami itu menunjukkan rasa cinta warga Kota Sukabumi terhadap kota yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Disporapar telah memanggil pihak pengelola Waterpark SantaSea untuk meminta penjelasan mengenai kegiatan yang berlangsung pada 19 September 2026 tersebut.

Dari hasil klarifikasi awal, pengelola menyebut kegiatan bernama Ngoet Fest x SantaSea itu merupakan kerja sama dengan sebuah event organizer dan dikemas dalam bentuk hiburan musik.

Konsep kegiatan memungkinkan pengunjung menikmati pertunjukan musik sambil berenang maupun berada di sekitar area panggung. Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah sejumlah materi yang beredar di media sosial memicu protes dari masyarakat.

Rahmat menegaskan, pengelola SantaSea telah diberikan teguran agar tidak mengabaikan koordinasi dengan pemerintah daerah ketika akan menggelar kegiatan. Evaluasi juga akan dilanjutkan dengan melibatkan pihak penyelenggara maupun unsur terkait dalam proses perizinan.

“Pengelola sudah kami tegur untuk selalu berkoordinasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di SantaSea. Ke depan akan kami bahas lebih detail dan komprehensif dengan melibatkan event organizer serta pihak-pihak pemberi izin,” katanya.

Menurut Rahmat, pemerintah daerah pada dasarnya tidak menutup ruang bagi kegiatan hiburan. Justru sektor entertainment dinilai memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi, menarik kunjungan dan memperkuat sektor pariwisata Kota Sukabumi.

Namun, ruang tersebut harus berjalan beriringan dengan aturan dan kondisi sosial masyarakat. Kegiatan hiburan, kata Rahmat, perlu dikemas dengan memperhatikan etika, budaya lokal serta memenuhi prosedur dan ketentuan perizinan.

“Entertainment menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi dan bisa menjadi magnet kunjungan. Tetapi tentu harus dibalut dengan etika budaya yang disesuaikan dengan norma setempat serta memenuhi SOP perizinan,” tegasnya.

Ia berharap polemik yang muncul dari kegiatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak, baik pengelola tempat wisata, event organizer maupun pemerintah. Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengejar jumlah kegiatan, tetapi juga harus mempertimbangkan penerimaan masyarakat dan kepatuhan terhadap aturan.

“Semoga dari kejadian ini kita mendapatkan pembelajaran untuk menuju Kota Sukabumi yang lebih baik. Kota Sukabumi teh nu urang sararea,” pungkas Rahmat. (ris)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |