DKUKM Targetkan UMKM Sukabumi Naik Kelas di Bazar Ramadan

1 hour ago 1

SUKABUMI – Momentum Ramadan 1447 Hijriyah menjadi panggung nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sukabumi untuk unjuk gigi.

Melalui kolaborasi apik antara Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sukabumi, gelaran Bazar Culinary Ramadan 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat pada Senin (2/3).

Bukan sekadar tempat berburu takjil, ajang ini dirancang sebagai inkubator promosi bagi produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap menjelaskan, bahwa pemilihan lokasi dan waktu kegiatan ini sangat strategis. Mengingat budaya ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa sudah melekat di masyarakat, Bazar ini hadir untuk menjembatani kebutuhan konsumen dengan produk unggulan UMKM.

“Tujuan utama kami adalah menyediakan sarana promosi bagi para pelaku usaha mikro, khususnya di sektor kuliner. Kita tahu masyarakat sering mencari kudapan untuk berbuka, dan momen ini kami manfaatkan untuk memperkenalkan produk binaan DKUKM secara langsung,” kata Sri Hastuty saat memberikan sambutan pada pembukaan Bazar Culinary Ramadhan 2026.

Sebanyak 35 pelaku UMKM binaan dari DKUKM Kabupaten Sukabumi, telah terlibat dalam gelaran ini. Mereka dipilih untuk menampilkan produk-produk kuliner khas Sukabumi yang telah melalui kurasi, sehingga kualitas dan rasanya terjamin bagi para pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremoni musiman. Ada target besar di balik deretan tenda bazar tersebut, yakni peningkatan skala usaha atau yang sering disebut sebagai UMKM naik kelas.

SAMBUTAN: Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, saat memberikan sambutan pada pembukaan Bazar Culinary Ramadan 2026 di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat pada Senin (2/3). FOTO : ISTIMEWA

Sri Hastuty menekankan, bahwa indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah adanya dampak nyata pada struktur bisnis para pelaku usaha. “Harapan kami jelas, pemasaran produk lokal meningkat. Kita ingin UMKM kita naik kelas melalui penambahan aset dan omzet yang signifikan melalui kanal-kanal promosi seperti ini,” tambahnya dengan optimis.

Untuk memeriahkan suasana dan menarik minat pengunjung, panitia juga menyisipkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan bernuansa religi.

Bazar yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Maret 2026 ini diisi dengan berbagai lomba. Diantaranya, Lomba Mewarnai untuk wadah kreativitas bagi anak-anak.

Lomba Musik Islami untuk mengiringi waktu santai pengunjung menjelang berbuka. Serta Lomba Aneka Perlombaan guna elibatkan partisipasi aktif masyarakat umum.

Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi. Bagi warga yang ingin berburu takjil sekaligus mendukung produk lokal, bazar beroperasi setiap hari selama seminggu penuh mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.30 WIB.

“Bazar Culinary Ramadan ini menjadi bukti nyata kepedulian Dekranasda dan DKUKM dalam menjaga nyawa ekonomi kerakyatan tetap berdenyut kencang di tengah bulan suci,” pungkasnya. (Den)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |