Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat membuka Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Lanjutan Batch II di Aula BKPSDM.SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi mempercepat transformasi birokrasi melalui pengembangan SUKA-SAI (Sukabumi Smart Artificial Intelligence), sebuah platform kecerdasan buatan yang diproyeksikan menjadi pusat pengolahan data sekaligus pendukung pengambilan keputusan di lingkungan pemerintahan.
Hal ini ditegaskan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat membuka Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Lanjutan Batch II di Aula BKPSDM Kota Sukabumi, Senin (13/7).
Menurut Ayep, pemanfaatan AI bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan kebutuhan untuk membangun birokrasi yang lebih cepat, efisien, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks. “SUKA-SAI kami siapkan bukan hanya sebagai alat bantu administrasi, tetapi sebagai sistem yang mempercepat pekerjaan aparatur, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat pengambilan kebijakan berbasis data,” ujarnya.
Selama ini, banyak proses pemerintahan masih memakan waktu karena pengolahan data dilakukan manual dan tersebar di berbagai perangkat daerah. Kehadiran SUKA-SAI diharapkan mampu mengintegrasikan informasi strategis sehingga aparatur dapat bekerja lebih efektif dengan dukungan analisis berbasis AI.
Ke depan, platform ini akan memuat beragam data pembangunan, mulai dari angka stunting, tingkat pengangguran, kemiskinan, hingga data sektoral lain yang dapat diakses secara cepat, transparan, dan terintegrasi. Dengan sistem tersebut, perencanaan pembangunan, penentuan prioritas program, hingga evaluasi kebijakan dapat dilakukan lebih akurat.
“Kalau seluruh data sudah terintegrasi, keputusan pemerintah tidak lagi berdasarkan perkiraan, tetapi fakta yang tersedia secara real time. Itu yang ingin kita bangun melalui SUKA-SAI,” tegas Ayep.
Ia menilai pemanfaatan AI juga berpotensi meningkatkan produktivitas aparatur sekaligus mengoptimalkan efisiensi belanja pegawai. Karena itu, percepatan digitalisasi menjadi kunci menghadirkan tata kelola pemerintahan modern tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
Pelatihan AI Lanjutan Batch II sendiri merupakan kolaborasi BKPSDM Kota Sukabumi dengan Virexa Talenta Indonesia, menghadirkan narasumber dari Monash University serta tim teknis Virexa. Peserta yang didominasi aparatur muda dipersiapkan menjadi motor penggerak transformasi digital di setiap perangkat daerah.



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554154/original/075633800_1776061310-KAI_Acces.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188955/original/071492400_1744719603-pet-lifestyle-together-with-owner.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516123/original/028970700_1772256659-Open_House_Lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557540/original/022217200_1776334209-1_-_HUAWEI_Mate_80_Pro.jpg)

