ASN Diajak Menabung Kurban, Pemkab Sukabumi Siapkan Program BEREHAN untuk Perkuat Peternak Lokal

3 hours ago 4
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade SuryamanSekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman

PALABUHANRATU – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menggerakkan langkah baru dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban).

Program berupa tabungan kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) ini tidak hanya dirancang untuk memudahkan persiapan ibadah kurban, tetapi juga menjadi strategi mendorong pertumbuhan usaha peternakan lokal agar lebih berdaya saing.

Sosialisasi Program BEREHAN digelar di Bale Pangripta Bapperida Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026) kemarin, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, perwakilan Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat, Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, perwakilan Peternak Muda Jawa Barat, para staf ahli bupati, asisten daerah, kepala perangkat daerah, camat, serta berbagai unsur lainnya.

Program yang merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut diharapkan mampu menciptakan siklus ekonomi yang saling menguntungkan. ASN dipermudah dalam mempersiapkan dana kurban melalui sistem tabungan, sementara peternak lokal memperoleh kepastian pasar untuk menjual ternaknya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengatakan semangat berkurban di kalangan ASN sebenarnya sudah cukup tinggi. Kini pemerintah menghadirkan mekanisme yang lebih terencana sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta kurban, tetapi juga masyarakat luas.

“Kami meyakini ASN di Kabupaten Sukabumi memiliki semangat untuk berkurban. Kini, mekanismenya diarahkan melalui sistem tabungan sehingga lebih terencana dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program BEREHAN. Selain membantu ASN mengatur keuangan untuk ibadah kurban, program tersebut diharapkan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan peternak melalui pola pembelian hewan kurban yang dilakukan jauh hari sebelum Hari Raya Iduladha.

Dengan adanya kepastian permintaan dari ASN, lanjut Ade Suryaman, peternak memiliki kesempatan lebih baik untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak, memperbaiki manajemen usaha, hingga memperkuat kapasitas produksi.

“Iya, dampaknya diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian pedesaan yang selama ini banyak bergantung pada sektor peternakan,” tuturnya.

Ade Suryaman menambahkan, sosialisasi Program BEREHAN dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya menabung bagi ASN sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi berbasis syariah di daerah,” paparnya.

Pemkab Sukabumi Siapkan Program BEREHANSekda Ade Suryaman Sosialisasi Program BEREHAN digelar di Bale Pangripta Bapperida Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026) .

Sementara itu, Direktur OJK Provinsi Jawa Barat, Yuzirwan, menjelaskan Program BEREHAN memiliki potensi besar menjadi model pengembangan keuangan syariah yang dapat diterapkan secara nasional. Melalui mekanisme autodebet bulanan di bank daerah, ASN dapat menyisihkan dana secara rutin hingga waktu pelaksanaan kurban tiba.

Dana yang terkumpul selanjutnya disalurkan kepada peternak lokal sebagai penyedia hewan kurban yang memenuhi standar kualitas. Skema tersebut dinilai mampu menciptakan kepastian pasar bagi peternak sekaligus memberikan kemudahan bagi ASN dalam merencanakan pembelian hewan kurban.

“Melalui skema ini, ASN lebih mudah merencanakan pembelian hewan kurban, sementara peternak memperoleh kepastian pasar sehingga dapat meningkatkan kualitas ternak dan kesejahteraan mereka,” jelas Yuzirwan.

Ia juga memaparkan besarnya potensi Jawa Barat dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Pada 2024, Jawa Barat menjadi produsen daging sapi terbesar kedua di Indonesia dengan produksi mencapai 85,24 ribu ton.
“Di sisi lain, jumlah ASN di Jawa Barat mencapai 327.676 orang atau terbesar ketiga secara nasional,” timpalnya.

Dengan potensi tersebut, kata Yuzirwan, program BEREHAN diyakini tidak hanya menjadi gerakan menabung untuk berkurban, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama OJK pun mendorong seluruh kepala daerah mendukung implementasi program tersebut, termasuk memperluas keterlibatan koperasi dan organisasi peternak di setiap kabupaten dan kota agar manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya. (Ndi)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |