:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304479/original/013557800_1784716557-9.jpg)
ringkasan
- Bau apek lemari disebabkan kelembapan tinggi, sirkulasi udara buruk, pakaian lembap, dan pertumbuhan jamur.
- Kapur barus mengandung zat kimia *naphthalene* dan *camphor* yang berisiko iritasi pernapasan, pusing, mual, hingga bahaya bagi anak-anak jika tertelan.
- Metode alami seperti baking soda, kopi, cuka putih, arang aktif, kulit jeruk, daun teh, sabun batangan, dan daun pepaya efektif menghilangkan bau tanpa kapur barus.
Fimela.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau lemari tanpa kapur barus sebenarnya tidak sulit jika penyebab utamanya diketahui lebih dulu. Bau apek pada lemari umumnya muncul karena kelembapan, sirkulasi udara yang buruk, atau pakaian yang disimpan dalam kondisi kurang bersih.
Alih-alih mengandalkan kapur barus yang aromanya cukup menyengat bagi sebagian orang, Anda bisa menggunakan berbagai cara alami maupun metode perawatan lemari yang lebih efektif. Selain membuat lemari tetap harum, cara ini juga membantu menjaga pakaian tetap bersih dan bebas bau.
Sejumlah ahli perawatan rumah yang dikutip oleh The Spruce dan Southern Living menjelaskan bahwa menghilangkan bau lemari bukan sekadar memberi pewangi, melainkan mengatasi sumber masalahnya, mulai dari kelembapan hingga penumpukan barang, Rabu (29/07/2026).
1. Bersihkan Lemari Secara Menyeluruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512223/original/002970600_1771930050-Keringkan_Total_dengan_Lap_dan_Ventilasi.jpg)
Langkah pertama dalam cara menghilangkan bau lemari tanpa kapur barus adalah melakukan pembersihan menyeluruh. Menurut The Spruce, bau apek sering berasal dari debu, jamur ringan, atau kelembapan yang menempel pada rak dan dinding lemari.
Kosongkan seluruh isi lemari, kemudian periksa apakah ada kebocoran, noda air, atau area yang terasa lembap. Setelah itu:
- Lap seluruh permukaan menggunakan campuran air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama.
- Bersihkan sudut-sudut lemari yang sering menjadi tempat berkumpulnya debu.
- Vakum bagian dasar lemari apabila terdapat karpet atau banyak debu.
Apabila ditemukan bercak jamur berukuran kecil, bersihkan menggunakan air hangat dan sabun cuci piring. Namun, jika jamur sudah menyebar luas, sebaiknya minta bantuan jasa profesional agar masalah tidak semakin parah.
Membersihkan lemari secara rutin membantu menghilangkan sumber bau, bukan hanya menutupinya.
2. Letakkan Baking Soda sebagai Penyerap Bau
Baking soda dikenal sebagai penyerap bau alami yang efektif. Southern Living merekomendasikan meletakkan satu wadah baking soda terbuka di dalam lemari untuk membantu menyerap kelembapan sekaligus bau tidak sedap.
Caranya sangat sederhana.
- Tuang baking soda ke dalam mangkuk kecil atau gunakan kotak baking soda yang dibuka.
- Letakkan di rak bagian atas atau sudut lemari.
- Ganti setiap satu hingga dua bulan agar daya serapnya tetap optimal.
Metode ini cocok digunakan pada lemari pakaian, lemari penyimpanan, maupun kabinet yang jarang dibuka.
3. Gunakan Arang Aktif atau Kopi Bubuk
Selain baking soda, The Spruce juga menyebutkan bahwa arang aktif (activated charcoal) dan bubuk kopi dapat membantu menetralisir aroma tidak sedap.
Arang aktif bekerja dengan menyerap molekul penyebab bau di udara sehingga aroma apek berkurang secara alami. Sementara itu, kopi bubuk memiliki aroma khas yang dapat membantu menyamarkan bau tidak sedap untuk sementara waktu.
Agar lebih praktis:
- Masukkan arang aktif ke dalam kantong kain kecil.
- Letakkan di beberapa sudut lemari.
- Ganti secara berkala sesuai petunjuk produk.
Cara ini menjadi alternatif yang cukup populer bagi orang yang sensitif terhadap aroma kapur barus.
4. Jangan Pernah Menyimpan Pakaian dalam Kondisi Lembap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188495/original/077609300_1744696154-ChatGPT_Image_Apr_15__2025__12_48_05_PM.jpg)
Salah satu penyebab terbesar bau lemari adalah pakaian yang belum benar-benar kering.
Menurut Southern Living, banyak orang tanpa sadar menggantung pakaian yang masih sedikit lembap demi menghemat waktu. Padahal kelembapan tersebut akan terperangkap di dalam ruang tertutup dan memicu tumbuhnya jamur serta bakteri.
Biasakan untuk:
- memastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan;
- tidak memasukkan handuk lembap ke dalam lemari;
- mengeringkan pakaian di area yang memiliki sirkulasi udara baik.
Langkah sederhana ini mampu mencegah bau apek muncul kembali.
5. Rajin Mencuci Pakaian yang Lama Disimpan
Pakaian yang tampak bersih belum tentu bebas bau. Dalam penyimpanan jangka panjang, serat kain dapat menyerap aroma lembap dari lingkungan sekitar.
Menurut ahli yang diwawancarai Southern Living, pakaian yang jarang dipakai sebaiknya dicuci atau setidaknya diangin-anginkan secara berkala agar tidak menjadi sumber bau di dalam lemari.
Khusus untuk pakaian musim hujan, jas, atau pakaian pesta yang lama disimpan, lakukan pemeriksaan setiap beberapa minggu agar aromanya tetap segar.
6. Kurangi Isi Lemari agar Udara Dapat Bersirkulasi
Lemari yang terlalu penuh membuat udara sulit bergerak.
The Spruce menjelaskan bahwa sirkulasi udara yang buruk menyebabkan debu, bulu hewan peliharaan, serta kelembapan terjebak sehingga memunculkan aroma pengap.
Sementara itu, Southern Living menyarankan melakukan decluttering atau memilah isi lemari setiap pergantian musim.
Beberapa manfaat mengurangi isi lemari antara lain:
- pakaian lebih mudah "bernapas";
- kelembapan tidak mudah terperangkap;
- risiko pertumbuhan bakteri dan jamur berkurang;
- lemari terasa lebih rapi dan mudah dibersihkan.
Semakin longgar isi lemari, semakin kecil kemungkinan munculnya bau apek.
7. Tingkatkan Sirkulasi Udara di Sekitar Lemari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460255/original/080862500_1767241373-lemari_untuk_kamar_kecil_7.jpg)
Jika lemari selalu tertutup sepanjang waktu, udara di dalamnya menjadi stagnan.
Menurut The Spruce, membuka pintu lemari sesekali dapat membantu mengganti udara lama dengan udara segar. Anda juga dapat:
- membuka jendela di dekat lemari;
- menggunakan kipas kecil untuk membantu sirkulasi;
- membiarkan pintu lemari terbuka beberapa jam saat cuaca cerah.
Bagi rumah yang memiliki tingkat kelembapan tinggi, penggunaan dehumidifier juga sangat membantu menjaga kelembapan tetap di bawah sekitar 50 persen sehingga jamur lebih sulit berkembang.
Cara sederhana ini merupakan bagian penting dari cara menghilangkan bau lemari tanpa kapur barus yang sering diabaikan.
8. Angin-anginkan Barang yang Lama Disimpan
Jaket tebal, pakaian pesta, tas, atau perlengkapan olahraga sering menjadi penyumbang bau di dalam lemari.
Menurut Southern Living, barang-barang tersebut sebaiknya dikeluarkan setidaknya sebulan sekali untuk diangin-anginkan. Jika memungkinkan, jemur di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung selama beberapa jam.
Paparan cahaya alami membantu mengurangi kelembapan dan menghambat perkembangan bakteri penyebab bau.
Untuk penyimpanan jangka panjang, gunakan wadah berbahan kain atau mesh yang memiliki sirkulasi udara lebih baik dibandingkan kantong plastik kedap udara.
9. Periksa Dinding Lemari jika Bau Tak Kunjung Hilang
Apabila seluruh cara di atas sudah dilakukan tetapi bau tetap muncul, kemungkinan sumber masalah berasal dari struktur bangunan.
Menurut Southern Living, periksa apakah terdapat:
- cat mengelupas;
- bercak kehitaman;
- dinding yang terasa lembap;
- retakan kecil yang memungkinkan air masuk.
Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, segera lakukan perbaikan menggunakan sealant antiair atau cat antijamur. Mengatasi sumber kelembapan jauh lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan pewangi.
Dengan demikian, cara menghilangkan bau lemari tanpa kapur barus tidak hanya membuat lemari harum sementara, tetapi juga menjaga kondisi lemari tetap sehat untuk jangka panjang.
Tanya Jawab Seputar Menghilangkan Bau di Lemari
1. Apa penyebab utama bau apek di dalam lemari?
Penyebab utamanya adalah kelembapan berlebih, sirkulasi udara yang buruk, pakaian yang belum benar-benar kering, serta pertumbuhan jamur atau bakteri.
2. Apakah baking soda benar-benar bisa menghilangkan bau lemari?
Ya. Baking soda mampu menyerap kelembapan dan menetralisir bau sehingga sering direkomendasikan sebagai penyerap bau alami.
3. Berapa lama baking soda perlu diganti?
Idealnya setiap satu hingga dua bulan, atau lebih cepat jika ruangan sangat lembap.
4. Apakah kopi bubuk bisa menggantikan kapur barus?
Kopi bubuk dapat membantu menetralisir aroma tidak sedap untuk sementara, tetapi tidak mengatasi sumber bau. Tetap lakukan pembersihan lemari secara rutin.
5. Bagaimana jika bau tetap muncul meski lemari sudah dibersihkan?
Periksa kemungkinan adanya kebocoran, dinding lembap, atau pertumbuhan jamur tersembunyi. Jika masalah cukup besar, sebaiknya gunakan jasa profesional.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
Info10 Cara Mengusir Semut dari Dapur Tanpa Bahan Kimia, Aman dan Efektif
Cara mengusir semut dari dapur tanpa bahan kimia dengan cuka, lemon, kayu manis, kopi, garam, dan bahan alami lain agar dapur tetap bersih dan nyaman.
Info6 Warna Kitchen Set yang Bikin Dapur Terasa Lebih Luas dan Nyaman
Temukan beberapa warna kitchen set yang bikin dapur terasa lebih luas, tetap fungsional sekaligus memiliki nilai estetika tinggi.
Info7 Jenis Serangga yang Menjadi Tanda Rumah Terlalu Lembap, Jangan Abaikan Kemunculannya
Kenali berbagai serangga yang menjadi tanda rumah terlalu lembap, mulai dari rayap, kecoa, hingga kutu jamur, lakukan pencegahan sebelum terjadi kerusakan.
FoodKesalahan Menyimpan Talenan yang Membuat Cepat Berjamur, Hati-Hati Keracunan
Kesalahan menyimpan talenan bisa picu jamur dan risiko kesehatan. Simak cara menyimpan talenan yang benar.
Info11 Cara Membasmi Kamitetep di Tembok yang Aman, Ampuh, dan Mudah Dilakukan
Bosan dengan kamitetep yang menempel di tembok? Simak 11 cara membasmi kamitetep di tembok secara aman, mulai dari metode fisik, bahan alami, hingga insektisida.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401827/original/011963700_1762229403-unnamed_-_2025-11-04T110514.352.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310055/original/069293800_1785303679-Screenshot_2026-07-29_123657.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309977/original/037995800_1785300557-Screenshot_2026-07-29_114729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5209449/original/016903400_1746433588-cutting-board-gray-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5127163/original/004810500_1739159098-Phereoeca_uterella__Kamitetep__Spotted_in_My_Bedroom__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310055/original/069293800_1785303679-Screenshot_2026-07-29_123657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309977/original/037995800_1785300557-Screenshot_2026-07-29_114729.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5127163/original/004810500_1739159098-Phereoeca_uterella__Kamitetep__Spotted_in_My_Bedroom__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309862/original/016994700_1785291941-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309809/original/055259400_1785286911-7e40ab78-10d3-4336-9a4d-5c77a1a3cc9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309343/original/092430100_1785225492-bdede159-c308-4886-a908-9b9b6a7538b0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4572725/original/071346700_1694518479-pexels-cottonbro-studio-4108984.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309479/original/086422600_1785229457-Gemini_Generated_Image_awpms1awpms1awpm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309458/original/076603000_1785228746-741dc59a-0c4c-49d2-b9eb-5248ea1de3cb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3508128/original/009551500_1626075077-thisisengineering-raeng-TXxiFuQLBKQ-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309017/original/011197300_1785215326-Model_dapur_terbuka_di_belakang_rumah_kampung_yang_estetik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575166/original/012550900_1778039676-semi_outdoor_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308994/original/081183600_1785213912-Dapur_Terbuka_dengan_Kebun_Sayur_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259304/original/063802200_1781495543-Untitled8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308877/original/083389600_1785207607-hl.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9298861/original/060667900_1784184814-cat_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308292/original/047084100_1785135190-954fa401-c725-4c66-9d8a-3a86c2b422ae.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8405806/original/074765200_1782288615-ello-AEU9UZstCfs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308062/original/058338700_1785127399-Sudut_healing_di_rumah_tanpa_renovasi_dan_biaya_mahal_yang_hasilnya_cozy_nyaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308137/original/061848200_1785130054-6.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554154/original/075633800_1776061310-KAI_Acces.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188955/original/071492400_1744719603-pet-lifestyle-together-with-owner.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557540/original/022217200_1776334209-1_-_HUAWEI_Mate_80_Pro.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)
