Cara Praktis Kelola Gaji, Pisahkan ke 5 Rekening ala High-5 Banking

7 hours ago 6

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, uang gajian yang disatukan dalam satu rekening sering membuat arus keuangan sulit dipantau. Tanpa sadar, saldo menipis dan kita bingung ke mana saja dana mengalir. Salah satu cara sederhana untuk menata keuangan adalah metode High-5 Banking yang menggunakan lima rekening terpisah.

Metode ini membagi penghasilan ke dalam dua rekening giro dan tiga rekening tabungan. Masing-masing memiliki fungsi berbeda, mulai dari membayar kebutuhan wajib, memenuhi keinginan, hingga menyiapkan dana untuk masa depan. Dengan begitu, batas setiap pos pengeluaran menjadi lebih jelas.

"Ketika kita mengajari anak-anak berhitung, kita mulai dari dasar menghitung jari dari satu sampai lima, baru kemudian lanjut ke enam sampai sepuluh," ujar Sahirenys Pierce, pakar keuangan sekaligus pencipta metode tersebut, melansir CNBC, Jumat (28/8/2026).

Pierce menggunakan analogi sederhana itu agar pengelolaan keuangan lebih mudah diingat. Praktiknya dilakukan dengan mentransfer dana secara rutin ke setiap rekening setiap kali menerima gaji. Cara ini membuat uang tidak bercampur dalam satu saldo besar yang sulit dikontrol.

Pemisahan tersebut juga membantu melihat kondisi anggaran secara langsung. Saldo tiap rekening dapat menjadi penanda apakah dana untuk kebutuhan tertentu masih tersedia atau harus mulai dibatasi.

Dengan kebiasaan ini, pengeluaran lebih terarah dan potensi "bocor halus" pun mudah dikenali. Pengelolaan keuangan menjadi lebih praktis tanpa harus terus-menerus mencatat setiap transaksi.

Dari Tagihan hingga Tabungan

High-5 Banking membagi penghasilan ke dalam lima rekening dengan fungsi berbeda. Dua rekening giro digunakan untuk kebutuhan rutin dan gaya hidup, sementara tiga rekening tabungan ditujukan untuk membangun keamanan finansial serta mencapai berbagai target.

Rekening giro 1 — Tagihan wajib

Untuk biaya perumahan, utang, utilitas, dan kebutuhan pokok rumah tangga. Makan di luar tidak termasuk dalam pos ini.

Rekening giro 2 — Gaya hidup

Digunakan untuk hiburan, perawatan diri, makan di luar, dan belanja pribadi. Jika saldo habis, pengeluaran dihentikan hingga gajian berikutnya.

Tabungan 1 — Dana darurat

Disiapkan untuk kebutuhan tak terduga, idealnya setara tiga hingga enam bulan biaya hidup.

Tabungan 2 — Tujuan jangka panjang

Untuk target lebih dari 12 bulan, seperti rumah, pernikahan, atau liburan.

Tabungan 3 — Tujuan jangka pendek

Untuk kebutuhan satu hingga 12 bulan, seperti membeli gawai, konser, atau pembayaran tahunan.

Mulai Bertahap dan Tips Mengoptimalkan

Tidak perlu langsung membuka lima rekening sekaligus. Bagi yang baru memulai, tiga rekening utama—tagihan wajib, gaya hidup, dan dana darurat—dapat menjadi titik awal yang solid. Setelah ritmenya terbentuk, tambahkan dua rekening tabungan tujuan secara bertahap sesuai kemampuan.

Pendekatan bertahap membuat metode ini relevan bagi berbagai kondisi, baik yang baru memulai perjalanan finansial maupun yang sudah memiliki penghasilan lebih stabil. Intinya, mulailah dari fondasi yang paling krusial.

Ada beberapa tips tambahan dari Pierce untuk menjaga metode ini tetap optimal. Menyebar rekening ke beberapa bank berbeda dapat mengurangi risiko jika terjadi gangguan teknologi di satu institusi.

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi budgeting gratis yang dapat menghubungkan seluruh rekening finansial, termasuk rekening pensiun, agar kondisi keuangan terlihat menyeluruh. Terakhir, buka rekening hanya untuk kategori yang benar-benar relevan dengan situasi pribadi, alih-alih memaksakan pos yang belum kamu butuhkan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Asnida Riani
Read Entire Article
Information | Sukabumi |