SUKABUMI – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka pendaftaran calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sukabumi periode 2026-2031. Proses ini, menjadi langkah strategis dalam menentukan arah kebijakan dan penguatan peran lembaga zakat di tingkat daerah, khususnya dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat berbasis keumatan.
Koordinator Sekretariat Pansel yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Sukabumi, Herman Permana mengatakan, seleksi ini terbuka luas bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dan memiliki kapasitas di bidang pengelolaan zakat. Keberadaan pimpinan BAZNAS ke depan sangat menentukan efektivitas distribusi dan pendayagunaan zakat.
“Seleksi ini kami buka secara transparan dan akuntabel. Kami ingin menjaring figur-figur terbaik yang tidak hanya memahami tata kelola zakat, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen tinggi terhadap pelayanan umat. Selain itu, seleksi ini juga menggunakan sistem SIMZAT Kementerian Agama Republik Indonesia di https://simzat.kemenag.go.id agar semua transparan dan akuntabel,” kata Herman kepada Radar Sukabumi, Senin (4/5).
Ia menjelaskan, sejumlah persyaratan telah ditetapkan secara ketat untuk memastikan kualitas calon. Di antaranya, Warga Negara Indonesia beragama Islam, berusia minimal 40 tahun, serta memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA atau sederajat.
“Selain itu, calon tidak boleh menjadi anggota partai politik, tidak sedang menduduki jabatan di pemerintahan maupun BUMN/BUMD, serta tidak pernah terlibat tindak pidana,” bebernya.
Herman menekankan, pengalaman dalam pengelolaan zakat menjadi salah satu poin penting dalam proses seleksi. Calon juga diharuskan memiliki visi, misi, serta program kerja yang jelas dan terukur. Hal ini dinilai penting agar BAZNAS mampu beradaptasi dengan tantangan zaman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.
“Pimpinan BAZNAS bukan hanya administrator, tetapi juga harus menjadi inovator. Mereka harus mampu menghadirkan program yang berdampak langsung, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya.
Adapun tahapan seleksi akan berlangsung secara bertahap dan sistematis. Proses dimulai dari pendaftaran yang dibuka pada 4 hingga 26 Mei 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi administrasi pada 26 Mei hingga 3 Juni 2026 untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen. Tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) serta penulisan makalah yang dijadwalkan pada 13 Juni 2026.
“Pada tahap ini, kemampuan analisis, pemahaman regulasi, serta gagasan strategis peserta akan diuji secara mendalam. Setelah itu, peserta yang lolos akan mengikuti tahapan wawancara pada 20 Juni 2026 sebagai penilaian akhir,” cetusnya.
Herman menyebutkan, seluruh proses seleksi akan dilakukan secara objektif dengan melibatkan tim independen dan profesional di bidangnya. Hal ini, guna memastikan bahwa hasil seleksi benar-benar menghasilkan pimpinan yang kredibel dan mampu membawa BAZNAS Kota Sukabumi ke arah yang lebih baik.
“Transparansi menjadi kunci. Kami ingin masyarakat juga percaya bahwa proses ini berjalan jujur dan menghasilkan pemimpin yang amanah,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong partisipasi aktif dari berbagai kalangan, baik akademisi, praktisi, maupun tokoh masyarakat yang memiliki rekam jejak baik dalam pengelolaan zakat. Dengan keterlibatan banyak pihak, seleksi ini bisa melahirkan sosok pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi. Selain itu, pimpinan yang terpilih nantinya dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai lembaga dalam mengoptimalkan potensi zakat.
“Ke depan, BAZNAS harus semakin adaptif, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pimpinan baru untuk membawa perubahan yang lebih signifikan,” ungkapnya.
Herman mengajak seluruh elemen masyarakat yang memenuhi kriteria untuk tidak ragu mengikuti seleksi ini. Ia menilai, kesempatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membangun kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional.
“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah besar. Kami berharap yang terpilih nanti benar-benar siap bekerja penuh waktu dan membawa BAZNAS Kota Sukabumi menjadi lembaga yang semakin dipercaya dan berdampak luas,” pungkasnya. (Bam)




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503087/original/002679900_1771083848-Dancow_Indonesia_Cerdas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482516/original/097675800_1769226563-IMG_3742.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500165/original/009970600_1770817333-1280x847.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468470/original/003241900_1767952076-LAURENT_DESIGN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494340/original/092829300_1770285248-0L5A4829.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477851/original/004100400_1768883455-IMG_3806_1_.jpeg)
