SUKABUMI – Komitmen kuat dalam membangun pendidikan karakter kembali ditunjukkan oleh SMKN 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Iwan, sejak Mei 2025 SMKN 1 Cibadak resmi mendaftarkan diri sebagai Sekolah Implementasi Gapura Panca Waluya, sebuah program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menekankan penguatan karakter peserta didik secara holistik.
“Proses implementasi Gapura Panca Waluya di SMKN 1 Cibadak diawali dengan tahapan yang sistematis, mulai dari sosialisasi kepada seluruh warga sekolah, penyusunan program kerja, pelaksanaan program, hingga pengawasan dan evaluasi berkelanjutan. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan tanpa mengganggu layanan pembelajaran reguler, sehingga proses pendidikan tetap berjalan optimal,” terang Iwan.
Sejak program dijalankan, SMKN 1 Cibadak secara intensif mengembangkan berbagai kegiatan yang selaras dengan lima nilai utama Panca Waluya, yakni Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer.
Dalam rangka menunjang karakter Cageur, sekolah menerapkan kebiasaan hidup sehat kepada peserta didik. Setiap pagi, siswa dibiasakan berjalan kaki sejauh kurang lebih 1 kilometer menuju sekolah, dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama, Senam Indonesia Sehat, serta penguatan kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Selain itu, sekolah juga melengkapi sarana dan prasarana olahraga guna mendukung gaya hidup sehat dan aktif bagi seluruh warga sekolah.
Nilai Bageur diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya adalah pembagian jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak dikonsumsi siswa kepada pihak-pihak yang lebih membutuhkan, seperti pemulung, sopir angkot, pejalan kaki, tukang parkir, hingga tukang ojek.
“Selain itu, sekolah menggulirkan program penggalangan dana sukarela “Sapoe Sarebu (Poe Ibu)”. Dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk santunan siswa yang tertimpa musibah, bantuan bagi daerah terdampak bencana, serta berbagai kegiatan sosial lainnya,” ucapnya.
Semangat rereongan juga terus ditanamkan dengan membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengikuti pendidikan dengan layak.
Sementara, penguatan karakter Bener dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai religius dan kedisiplinan. Setiap hari Jumat, sekolah melaksanakan doa bersama dan salat Duha berjamaah. Program literasi pagi diisi dengan berbagai kegiatan positif, seperti dakwah siswa, pidato, serta berbagi pengalaman dan aktivitas selama di rumah.
Selain itu, sekolah secara rutin melakukan sosialisasi tata tertib siswa dan guru kepada orang tua, disertai dengan penegakan disiplin oleh Tim Kesiswaan. Bagi siswa yang mengalami permasalahan, dilakukan pembinaan khusus oleh guru Bimbingan Konseling (BK) secara humanis dan berkelanjutan.
Dalam penguatan karakter Pinter, SMKN 1 Cibadak menyusun jadwal pelajaran kelas X dengan mengutamakan pendidikan karakter. Sekolah juga mengakomodasi pelajaran tambahan bagi siswa yang lambat belajar, sehingga tidak ada peserta didik yang tertinggal.
Tidak hanya bagi siswa, peningkatan kualitas juga diberikan kepada guru melalui kesempatan magang di industri yang relevan, penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai, serta fasilitasi pembelajaran kelas industri sebagai upaya link and match dengan dunia kerja.
Nilai Singer ditanamkan melalui pembiasaan sikap mandiri dan peduli lingkungan. Siswa dilatih untuk memecahkan masalah pribadi, sosial, maupun lingkungan.
“Setiap program sekolah membentuk kelompok Pepeling (Pelajar Peduli Lingkungan) yang aktif dalam kegiatan penanaman pohon di lahan kosong dan kritis, gerakan beberesih radius 10 meter dari kelas, serta program menabung sampah,” tambah Iwan.
Selain itu, sekolah juga mengembangkan program pemanfaatan barang bekas agar memiliki nilai guna, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Pada bulan Desember, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V melaksanakan visitasi langsung ke SMKN 1 Cibadak yang dipimpin oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah V, Lima Faudiamar. Visitasi dilakukan secara menyeluruh dan nonformal melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, serta peninjauan langsung lingkungan sekolah.
Hasilnya, pada 29 Desember, SMKN 1 Cibadak ditetapkan sebagai Juara I Implementasi Gapura Panca Waluya tingkat Cabang Dinas Wilayah V, disusul SMKN 1 Kota Sukabumi sebagai Juara II dan SMKN 2 Kota Sukabumi sebagai Juara III.
Selanjutnya, seluruh juara pertama tingkat cabang dinas diseleksi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk menentukan Juara I, II, dan III tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diumumkan melalui Anugerah Gapura Panca Waluya.
Iwan menegaskan bahwa prestasi juara bukanlah tujuan utama, melainkan bukti nyata dari komitmen dan kerja sama seluruh warga sekolah. Menurutnya, kerja tim merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan, sekaligus tantangan untuk mempertahankan capaian yang telah diraih.
“Menjadi juara adalah tonggak awal untuk meyakinkan bahwa untuk menjadi yang terbaik dibutuhkan tim yang terbaik. Kerja sama adalah kuncinya,” ujarnya.
Ke depan, SMKN 1 Cibadak menargetkan implementasi pendidikan karakter Panca Waluya secara holistik, komprehensif, dan berkelanjutan, agar lulusan yang dihasilkan memiliki karakter sejati sebagai manusia seutuhnya.
“Meraih prestasi perlu perjuangan, mempertahankannya perlu pengorbanan. Kami berkomitmen menjadikan pendidikan karakter Panca Waluya sebagai budaya sekolah yang terinternalisasi dalam setiap kegiatan pembelajaran. Juara bukan tujuan akhir, melainkan pengamalan nilai” pungkasnya.(wdy)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2899146/original/034869900_1567402516-nathan-dumlao-Y3AqmbmtLQI-unsplash.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165524/original/089051900_1742184259-31b2e2886c2436118ff9f2661d63837b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378300/original/038655500_1760238476-IMG_8887_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4804288/original/011858300_1713347596-20240417-Bisnis_Laundry-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353440/original/032378200_1758174316-IMG-20250918-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366188/original/061039700_1759219986-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_12.01.08_dad434cb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349887/original/013004200_1757937588-5.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362137/original/065962700_1758852276-IMG-20250925-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391590/original/061742600_1761357910-Untitled.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353060/original/001282800_1758166348-CAMPUS_CONNECT_x_UNJ_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361062/original/011863100_1758775101-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_10.24.32.jpeg)