OLAH TKP : Petugas Polsek Sukaraja, Resor Sukabumi Kota, saat olah TKP penemuan mayat di di aliran air pematang sawah, Minggu (2/8/2026). FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMISUKABUMI — Warga Kampung Jeungjing, RT 04/RW 04, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di aliran air pematang sawah, Minggu (2/8) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui bernama Ma’ah (63), warga Jalan Siliwangi, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang buruh harian lepas, Ade alias Akung (56). Saat itu, Ade tengah menyusuri selokan di belakang Kodim 0607 Kota Sukabumi untuk mengecek debit air yang mengering akibat musim kemarau. Namun, ia justru mendapati jasad perempuan tersangkut di aliran air.
Atas temuan tersebut, warga langsung melaporkannya ke pihak RT/RW setempat dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas serta Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota.
Petugas kepolisian yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sukaraja bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sukabumi Kota langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memasang garis polisi (police line).
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengonfirmasi penemuan jasad tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa saat awal ditemukan, korban sempat tidak dikenali oleh warga sekitar.
“Awalnya identitas korban belum diketahui oleh warga di sekitar lokasi. Namun, saat jasad telah diangkat ke kantong mayat, datang seorang warga bernama Hendri Suhendri yang mengaku sebagai pihak keluarga dan ingin memastikan identitas korban karena ada anggotanya yang belum pulang ke rumah,” ujar Ade Ruli Bahtiarudin kepada Radar Sukabumi pada Senin (3/8).
Setelah dilakukan proses identifikasi wajah, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah Sdri. Ma’ah. Pihak keluarga sebelumnya telah membuat Laporan Kehilangan Orang di Polres Sukabumi Kota sejak Jumat (31/7).
Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan mengidap kepikunan (demensia).
Korban juga tercatat beberapa kali pernah tersesat dan berhasil ditemukan kembali sebelum kejadian ini.
Guna memastikan penyebab kematian, kepolisian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan medis luar.
“Dari hasil pemeriksaan medis luar oleh tim dokter RSUD R. Syamsudin, SH, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Ipda Ade Ruli.
Ade Ruli menambahkan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan tindakan autopsi terhadap jenazah dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi.
“Jenazah korban kini telah diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan,” pungkasnya. (Den)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554154/original/075633800_1776061310-KAI_Acces.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557540/original/022217200_1776334209-1_-_HUAWEI_Mate_80_Pro.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)



