Tradisi Karnaval, Identitas Kreatif Kota Sukabumi

4 hours ago 6
Karnaval budaya meriahkan HUT ke-112 Kota Sukabumi. Tradisi ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang ekspresi seni, pelestarian budaya, dan dorongan bagi kreativitas generasi muda.

SUKABUMI – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Sukabumi berlangsung meriah dengan gelaran karnaval budaya yang melibatkan berbagai unsur perangkat daerah serta partisipasi luas masyarakat. Agenda ini menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian peringatan hari jadi kota, sekaligus menegaskan identitas Sukabumi sebagai kota kreatif dengan kekayaan tradisi dan seni yang terus berkembang.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menuturkan bahwa tradisi karnaval memiliki akar panjang dalam sejarah kota dan perlu terus dihidupkan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan budaya.

“Ini bagian dari pelestarian budaya. Kota Sukabumi sejak dulu dikenal sebagai kota karnaval, dan tradisi ini perlu terus kita jaga agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya pada Sabtu (18/4/2026).

Karnaval budaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan lokal sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.

Pemerintah berencana mengembangkan kegiatan serupa dengan memasukkan unsur kompetisi seni agar talenta muda dapat berkembang hingga ke tingkat yang lebih luas.

Menariknya, pelaksanaan kegiatan ini digelar dengan dukungan sponsor dan berbagai pihak, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemkot memastikan anggaran daerah tetap difokuskan pada program prioritas, terutama pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Sejumlah proyek yang menjadi fokus di antaranya pembangunan Jalan Gudang, Jalan Prana, penataan trotoar di Jalan Bhayangkara kawasan Setukpa, pembangunan kantor kecamatan, Gedung Aher, serta peningkatan kualitas jalan lingkungan.

Karnaval Budaya Semarakkan HUT ke-112

Ayep menegaskan bahwa pembangunan tetap menjadi prioritas utama dan tidak terganggu oleh kegiatan perayaan. Ke depan, Pemkot Sukabumi menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta optimalisasi transfer keuangan guna memperkuat kondisi fiskal.

Strategi percepatan pembangunan juga disiapkan, termasuk mendorong realisasi proyek jangka panjang agar manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat.

Langkah percepatan ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga material di masa mendatang. Dengan efisiensi anggaran, biaya pembangunan saat ini relatif lebih rendah dibandingkan beberapa tahun ke depan.

Melalui peringatan HUT ke-112, Pemkot Sukabumi berharap tercipta keseimbangan antara pelestarian budaya, hiburan masyarakat, dan percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.(ris/d)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |