Target Retribusi Parkir Kota Sukabumi Naik Jadi Rp2 Miliar

5 hours ago 4
Petugas Dishub Kota Sukabumi melakukan penertiban parkir di sejumlah titik untuk mengoptimalkan penerimaan retribusi.

SUKABUMI – Di tengah berbagai tantangan sepanjang semester pertama 2026, penerimaan retribusi parkir di Kota Sukabumi justru menunjukkan tren menggembirakan. Hingga pertengahan Juli, realisasi pendapatan parkir telah menembus Rp1,1 miliar atau lebih dari 60 persen dari target awal APBD murni sebesar Rp1,7 miliar.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi Pemerintah Kota Sukabumi untuk menaikkan target penerimaan menjadi Rp2 miliar pada APBD Perubahan 2026. Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Sukabumi, Arif Sanjaya, menegaskan peningkatan target bukan tanpa alasan. “Alhamdulillah, sampai pertengahan Juli realisasi retribusi parkir sudah mencapai Rp1,1 miliar. Melihat perkembangannya, kami optimistis target Rp2 miliar bisa tercapai dengan optimalisasi sejumlah titik parkir,” ujarnya.

Meski demikian, capaian tersebut diraih di tengah kondisi yang tidak mudah. Curah hujan tinggi beberapa bulan terakhir menurunkan mobilitas masyarakat, sementara aksi unjuk rasa di pusat kota juga sempat mengganggu aktivitas ekonomi di sejumlah ruas jalan. Kawasan Jalan Ahmad Yani hingga Dago terdampak karena masyarakat memilih menghindari titik konsentrasi demonstrasi. Momentum libur sekolah turut menekan pendapatan harian, terutama di kawasan Dago dan Jalan Andi Djemat Kartika, dengan penurunan sekitar 10 persen.

Selain itu, pembangunan infrastruktur di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Gudang, juga memengaruhi aktivitas parkir. Kendati demikian, Arif mengapresiasi para juru parkir yang tetap menjaga pelayanan dan berupaya mempertahankan capaian pendapatan di tengah kendala.

Saat ini UPTD Parkir Dishub Kota Sukabumi mengelola 35 ruas jalan dengan 151 titik parkir, didukung 289 juru parkir yang bekerja bergiliran menggunakan sistem sif. Kawasan Jalan Ahmad Yani masih menjadi penyumbang terbesar dengan rata-rata Rp2,5–3 juta per hari, sementara total pendapatan harian seluruh titik mencapai sekitar Rp5 juta.

Untuk mengejar target Rp2 miliar, Dishub akan mengoptimalkan kawasan yang dinilai masih potensial, seperti Jalan Ciwangi, Jalan Perniagaan, Jalan Harun Kabir, Jalan Ahmad Yani, kawasan Stasiun Timur, hingga Jalan Gudang. “Pengawasan di lapangan akan diperkuat dan titik-titik parkir yang belum optimal akan ditata agar mampu memberikan kontribusi lebih besar,” kata Arif.

Read Entire Article
Information | Sukabumi |