Tes Kemampuan Akademik Jadi Cermin Mutu Pendidikan Sukabumi

2 hours ago 5
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di Kota dan Kabupaten Sukabumi diikuti ribuan siswa SD dengan tingkat partisipasi hampir sempurna. Ajang ini menjadi instrumen penting untuk memetakan kualitas pendidikan secara objektif

SUKABUMI — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kota dan Kabupaten Sukabumi memasuki tahap final dengan kesiapan yang dinilai matang. Ribuan siswa sekolah dasar (SD) dipastikan ambil bagian dalam asesmen nasional yang menjadi instrumen penting untuk memetakan kualitas pendidikan secara objektif.

Di Kota Sukabumi, tercatat 5.364 siswa dari 124 sekolah negeri dan swasta terdaftar sebagai peserta. Dari jumlah tersebut, 5.329 siswa dipastikan mengikuti ujian, sementara 35 siswa tidak berpartisipasi atas permohonan orang tua. Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung serentak pada 20–30 April 2026 dengan tingkat partisipasi mencapai 99,35 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menegaskan seluruh aspek teknis dan administratif telah dipastikan berjalan optimal. Berdasarkan evaluasi simulasi dan gladi bersih, tidak ditemukan kendala signifikan. “Kami telah mencapai kondisi zero residue pada Dapodik. Artinya, seluruh data peserta didik tervalidasi 100 persen dan siap mengikuti ujian tanpa kendala nomor peserta di sistem nasional,” ujarnya.

Novian menambahkan, kesiapan infrastruktur digital menjadi perhatian utama. Meski secara umum berjalan lancar, beberapa sekolah sempat mengalami perlambatan akses soal. “Sebagai antisipasi, kami menginstruksikan penambahan bandwidth internet bagi sekolah yang masih di bawah standar, agar pelaksanaan hari-H berjalan tanpa hambatan,” jelasnya. Selain itu, sekolah diminta memastikan ketersediaan listrik dengan berkoordinasi bersama PLN serta menyiapkan perangkat cadangan di setiap ruang ujian.

Menurut Novian, TKA bukan sekadar ujian berbasis digital, melainkan instrumen penting untuk membaca kondisi riil pendidikan. “TKA ini adalah cermin jujur kualitas pendidikan kita. Dari data yang dihasilkan, kami dapat memetakan kebutuhan sekolah, baik dari sisi sarana prasarana maupun penguatan kurikulum,” tegasnya.

Kabupaten Sukabumi Sementara itu, di Kabupaten Sukabumi, pelaksanaan TKA juga menunjukkan kesiapan yang kuat. Dari total 1.219 sekolah SD negeri dan swasta, sebanyak 1.199 sekolah mengikuti TKA, sedangkan 20 sekolah tidak melaksanakan karena belum memiliki siswa kelas akhir.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen standar nasional untuk mengukur capaian akademik siswa, bukan penentu kelulusan. “TKA adalah alat pemetaan dan bahan pertimbangan seleksi lanjutan, seperti ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau jalur prestasi,” jelasnya.

Read Entire Article
Information | Sukabumi |