Belajar dan Bergembira, Siswa SLB Jelajahi Mapolres Sukabumi Kota

3 hours ago 8
siswa SLB-B Budi Nuranisiswa SLB-B Budi Nurani tampak begitu antusias saat diajak berkeliling lingkungan Polres Sukabumi Kota

SUKABUMI – Suasana penuh kehangatan dan keceriaan mewarnai Aula Graha Rekonfu Polres Sukabumi Kota. Puluhan siswa SLB B Budi Nurani tampak begitu antusias mengikuti lomba melukis dan kegiatan bakti sosial yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Namun, bukan hanya kanvas dan kuas yang menjadi sumber kebahagiaan mereka. Sebuah pengalaman istimewa menanti ketika mereka diajak mengenal lebih dekat lingkungan Mapolres Sukabumi Kota.

Wajah-wajah ceria para siswa penyandang disabilitas tunarungu seolah menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan dapat hadir dari perhatian dan kepedulian. Dengan didampingi guru serta personel kepolisian, mereka diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas yang dimiliki Polres Sukabumi Kota. Setiap sudut yang mereka kunjungi menghadirkan rasa ingin tahu sekaligus kekaguman.

Perjalanan mengelilingi Mapolres menjadi pengalaman yang tidak biasa bagi para siswa. Mereka menyaksikan secara langsung tempat para polisi menjalankan tugas, mengenal kendaraan operasional, hingga melihat berbagai sarana pelayanan masyarakat. Semua disampaikan dengan pendekatan yang ramah dan penuh kesabaran agar mudah dipahami oleh para peserta.

Momen paling membekas terjadi saat para siswa dipersilakan menaiki kendaraan dinas milik kepolisian. Sorak gembira dan senyum lebar menghiasi wajah mereka ketika duduk di dalam mobil patroli.

Beberapa siswa tampak melambaikan tangan dengan penuh semangat, sementara guru pendamping dan anggota kepolisian mengabadikan momen tersebut melalui kamera. Kebahagiaan sederhana itu menjadi kenangan yang akan sulit dilupakan.

Tak sedikit siswa yang tampak begitu bangga saat mengenakan atribut kepolisian untuk berfoto bersama. Interaksi hangat antara personel Polres dengan anak-anak berlangsung begitu alami. Bahasa isyarat sederhana, gerakan tangan, ekspresi wajah, hingga senyum tulus menjadi jembatan komunikasi yang mempererat kedekatan di antara mereka.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang semakin humanis dan inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik.

“Kami ingin anak-anak merasa bahwa kantor polisi adalah tempat yang ramah, aman, dan menyenangkan. Mereka bukan hanya tamu, tetapi bagian dari keluarga besar masyarakat yang harus kami layani dan lindungi,” kata Sentot kepada Radar Sukabumi, Jumat (17/7).

Ia menuturkan, mengenalkan lingkungan kepolisian sejak usia dini kepada anak-anak penyandang disabilitas memiliki makna penting dalam membangun rasa percaya terhadap institusi Polri.

Menurutnya, kedekatan emosional tersebut diharapkan mampu menghilangkan rasa takut serta menumbuhkan keberanian untuk meminta pertolongan kepada polisi ketika menghadapi suatu permasalahan.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini kami ingin menunjukkan bahwa Polres Sukabumi Kota terbuka bagi siapa saja. Kami berharap anak-anak pulang membawa pengalaman yang menyenangkan dan memiliki keberanian untuk datang kepada polisi apabila suatu saat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sentot menegaskan bahwa semangat Polri Presisi bukan hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan sosial yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan kebahagiaan. Sepanjang kegiatan, suasana kekeluargaan begitu terasa.

Personel kepolisian tampak berbaur tanpa sekat bersama para siswa. Mereka membantu, mendampingi, hingga mengajak bercanda menggunakan bahasa tubuh yang mudah dipahami. Tawa dan senyum terus menghiasi jalannya kegiatan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna.

“Alhamdulillah guru pendamping SLB-B Budi Nurani pun mengapresiasi perhatian yang diberikan Polres Sukabumi Kota kepada para siswanya,” paparnya.

Pengalaman berinteraksi langsung dengan polisi dinilai menjadi pembelajaran yang sangat berharga sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri bagi anak-anak penyandang disabilitas. Melalui kegiatan tersebut, Polres Sukabumi Kota tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa pelayanan publik harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. “Inklusivitas, kepedulian, dan kasih sayang menjadi nilai yang tercermin dalam setiap rangkaian kegiatan,” cetusnya.

Di balik riuh tawa dan senyum para siswa, tersimpan harapan besar agar ruang-ruang pelayanan publik semakin terbuka bagi penyandang disabilitas.

“Ketika anak-anak dapat merasakan bahwa polisi adalah sahabat mereka, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri akan tumbuh sejak dini, menjadi fondasi terciptanya hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat,” tukasnya. (*)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |