
RADARSUKABUMI.COM – Upaya memperkuat pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat di Kota Sukabumi terus diarahkan pada kerja bersama lintas sektor. Kolaborasi dinilai penting agar program yang dijalankan pemerintah tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.Semangat tersebut mengemuka dalam kunjungan Badan Gizi Nasional (BGN) ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bawah Dinkes Kota Sukabumi itu menjadi ruang koordinasi sekaligus silaturahmi untuk membahas penguatan program kesehatan dan gizi masyarakat.
Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Ida Halimah mengatakan koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memastikan program gizi dapat berjalan secara lebih terarah dan memberikan dampak nyata.
Menurutnya, persoalan kesehatan dan gizi masyarakat tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja. Dibutuhkan komunikasi yang berkesinambungan, pemetaan kebutuhan di lapangan, serta pembagian peran yang jelas antara lembaga yang terlibat.
“Koordinasi seperti ini penting untuk menyamakan langkah, terutama dalam melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan. Dengan sinergi yang baik, program kesehatan dan gizi di Kota Sukabumi diharapkan bisa semakin optimal dan tepat sasaran,” ujar Ida Halimah, Kamis (20/8).
Ia memaparkan, pertemuan tersebut tidak hanya pembahasan yang berkutat pada pelaksanaan program gizi, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat serta peluang memperkuat kolaborasi antara BGN dan Dinkes Kota Sukabumi.
“Komunikasi langsung dengan BGN menjadi kesempatan untuk menyatukan perspektif sekaligus memahami kondisi program dari sisi pelaksanaan di daerah,” jelasnya.
Hal ini dinilai penting mengingat keberhasilan program kesehatan dan gizi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menerjemahkan kebijakan ke dalam kebutuhan masyarakat.
Ida menambahkan, penguatan kolaborasi lintas sektor juga diperlukan agar berbagai program tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan koordinasi yang lebih erat, setiap potensi persoalan di lapangan dapat lebih cepat diidentifikasi dan dicarikan solusinya.
“Harapannya tentu kolaborasi ini terus diperkuat sehingga setiap program bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi,” katanya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Dari koordinasi tersebut, Dinkes Kota Sukabumi berharap terbangun pola kerja sama yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan BGN, sehingga agenda peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sejumlah unsur Dinkes turut mengikuti pertemuan tersebut, di antaranya Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), serta jajaran terkait. (ris)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)















