Lapdek Bukan Tempat Jualan! DPUTR Kota Sukabumi Siagakan Satpam 24 Jam Sweeping PKL

4 hours ago 2
 Sejumlah petugas saat siaga mengamankan Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Rabu (19/8). (Bambang/Radar Sukabumi)SIAGA: Sejumlah petugas saat siaga mengamankan Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Rabu (19/8). (Bambang/Radar Sukabumi)

RADARSUKABUMI.COM  – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi terus berupaya memperketat pengawasan di kawasan Lapang Merdeka (Lapdek). Ini dilakukan untuk menjaga fungsi ruang publik tetap tertib, nyaman, dan bebas dari aktivitas perdagangan di dalam area lapangan.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah mengatakan, DPUTR menyiagakan 15 orang petugas satuan pengamanan (Satpam) yang bekerja dengan sistem tiga shift. Upaya tersebut dilakukan agar pengawasan di Lapdek dapat berlangsung sepanjang waktu. Petugas tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga memastikan kawasan tersebut tetap sesuai dengan fungsi dan peruntukannya sebagai ruang publik.

“Sebanyak 15 orang satpam, dibagi tiga shift untuk menjaga Lapdek. Salah satunya memastikan tidak ada yang berjualan di dalam dan menjaga kondusivitas,” kata Fajar kepada Radar Sukabumi, Rabu (19/8).

Lanjut Fajar, keberadaan pedagang di dalam area Lapdek menjadi salah satu aktivitas yang terus diawasi. Petugas akan melakukan pemantauan dan memberikan imbauan agar tidak terjadi aktivitas jual beli yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun fungsi kawasan. Pengawasan juga dilakukan terhadap berbagai aktivitas masyarakat lainnya.

“Kami berupaya memastikan Lapdek tetap menjadi ruang publik yang dapat digunakan secara nyaman oleh masyarakat tanpa terganggu aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan,” bebernya.

Fajar menegaskan, penjagaan dilakukan bukan semata-mata untuk membatasi aktivitas masyarakat. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kawasan Lapdek agar tetap tertata dan fasilitas yang tersedia dapat dinikmati seluruh masyarakat. “Dengan sistem tiga shift, petugas dapat melakukan pengawasan secara bergantian sehingga kawasan Lapdek tetap terpantau. Apabila ditemukan aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban, petugas dapat langsung memberikan teguran maupun imbauan,” cetusnya.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban di kawasan Lapdek. Masyarakat diharapkan tidak menjadikan area lapangan sebagai tempat berjualan maupun melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu pengguna lainnya. “Intinya kami ingin Lapdek tetap kondusif, tertib dan nyaman. Karena ini ruang publik, penggunaannya harus bisa dirasakan semua masyarakat,” ucapnya.

Upaya pengawasan tersebut, diharapkan dapat menjaga wajah Lapang Merdeka sebagai salah satu ruang terbuka publik di pusat Kota Sukabumi. Dengan kawasan yang bebas dari pedagang dan aktivitas yang tidak sesuai peruntukan, masyarakat dapat lebih leluasa menggunakan Lapdek untuk berolahraga, bersantai maupun beraktivitas lainnya. “Pengawasan akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga Lapang Merdeka tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Sukabumi,” tukasnya. (bam)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |