Cetak Ahli Hukum Andal, STH Pasundan Sukabumi Gelar Wisuda ke-17

4 hours ago 5

‎SUKABUMI – Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang hukum melalui pelaksanaan Wisuda Sarjana Hukum yang digelar di Gedung Harsa, Jalur Lingkar Selatan, Rabu (28/01/2026).

‎Pada wisuda ke-17 ini, sebanyak 104 lulusan Fakultas Hukum resmi dikukuhkan. Para wisudawan berasal dari tiga konsentrasi keilmuan, yakni Hukum Perdata, Hukum Pidana, dan Hukum Tata Negara, yang selama ini menjadi ciri kekuatan akademik STH Pasundan Sukabumi.

‎Ketua STH Pasundan Sukabumi, Dudi Warsudin, dalam wawancaranya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tersebut serta capaian institusi yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

‎“Alhamdulillah, pada wisuda kali ini STH Pasundan Sukabumi meluluskan 104 sarjana hukum. Kami berharap para lulusan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik di Kota Sukabumi maupun di luar daerah,” ujar Dudi.

‎Ia menambahkan, sejak berdiri hingga kini, STH Pasundan telah meluluskan lebih dari 1.200 alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis. Banyak di antaranya telah sukses berkiprah sebagai lawyer, aparatur pemerintahan, akademisi, hingga profesional di bidang hukum lainnya.

‎“Ini merupakan wisuda ke-17 yang kami selenggarakan. Alhamdulillah, alumni STH Pasundan sudah banyak yang berhasil dan berkontribusi di berbagai bidang,” tambahnya.

‎Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas lulusan, STH Pasundan Sukabumi terus memperkuat pendekatan pendidikan berbasis praktik. Salah satunya melalui pengembangan pendidikan terapan berbasis kepakaran dan praktisi, yang diwujudkan dengan pembentukan laboratorium hukum.

‎Tak hanya itu, pada tahun 2026 ini STH Pasundan Sukabumi juga mencatatkan capaian penting dengan memperoleh kepercayaan dari LLDIKTI untuk membuka Program Magister (S2), yang menjadi tonggak baru dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi hukum di Sukabumi.

‎Adapun wisuda tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof. Didi Turmudzi, selaku sesepuh dan Ketua Paguyuban Pasundan, Lukman, selaku Ketua LLDIKTI, Ketua Yayasan YPT Pasundan, pimpinan STH Pasundan, serta para orang tua dan keluarga wisudawan.

Hadir pula Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang memberikan apresiasi atas kontribusi panjang STH Pasundan dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

‎Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa STH Pasundan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah.

‎“STH Pasundan hadir untuk memberikan dampak luar biasa, tidak hanya melahirkan ahli hukum profesional, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan secara sosial dan pemerintahan bagi Kota Sukabumi,” ujar Bobby.

‎Ia juga menyoroti konsistensi STH Pasundan yang telah berdiri sejak 1964 dan terus melahirkan lulusan berkualitas yang berkontribusi dalam dinamika sosial, hukum, dan pemerintahan.

‎Menurutnya, keberadaan STH Pasundan tak terpisahkan dari nilai-nilai kepasundanan yang menjadi bagian dari identitas budaya Jawa Barat, khususnya Kota Sukabumi. Hal tersebut sejalan dengan misi Pemerintah Kota Sukabumi dalam program “Mensundakan Sukabumi”.

‎“STH Pasundan merupakan bagian penting dari sejarah dan kebudayaan Sunda. Banyak tokoh akademik dan figur publik lahir dari institusi ini dan berkontribusi di berbagai sektor,” ungkapnya.

‎Solusi Konkret Tekan Pengangguran
‎Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga memaparkan langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang saat ini mencapai 8,19 persen, tertinggi ketiga di Jawa Barat.

‎Salah satu upaya yang ditempuh adalah melalui kolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), dengan membuka peluang penyaluran tenaga kerja migran profesional yang dibekali pelatihan intensif.

‎Pemerintah menargetkan kuota hingga 500 orang per kecamatan, atau sekitar 3.500 orang pada tahun 2026, dengan jaminan gaji yang representatif serta dukungan sektor perbankan guna memastikan kesejahteraan peserta.
‎Kolaborasi Pendidikan dan Implementasi Hukum

‎Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga tengah menjajaki kerja sama dengan Yayasan Pasundan untuk memperkuat kolaborasi teknis di bidang pendidikan hukum. ‎Rencananya, mulai Semester 5, mahasiswa STH Pasundan akan memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu hukum secara langsung melalui kerja sama dengan Bagian Hukum Pemerintah Daerah.

‎Langkah ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga memiliki kesiapan praktis dalam menghadapi tantangan birokrasi dan pasar kerja, seiring dengan proyeksi berkembangnya kawasan industri di Sukabumi pada tahun 2026.(wdy)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |