KUNJUNGAN: Lurah Gunungpuyuh, Mamat saat memantau Posyandu. (Dok.Radar Sukabumi)
RADARSUKABUMI.COM – Pelayanan Posyandu di Kelurahan Gunungpuyuh terus didorong agar tidak hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi mampu menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Lurah Gunungpuyuh Mamat mengatakan, penguatan Posyandu perlu dilakukan melalui pemantauan secara rutin untuk memastikan pelayanan yang diberikan kader benar-benar berjalan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Hal itu menjadi perhatian saat pihak kelurahan melakukan monitoring ke Posyandu Srikandi 008 dan Srikandi 011.
Ia menilai keberadaan Posyandu memiliki peran penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini, terutama pertumbuhan dan perkembangan anak serta kesehatan ibu. Maka dari itu, pembinaan terhadap kader dan penguatan koordinasi dengan berbagai unsur menjadi bagian penting agar pelayanan di tingkat masyarakat semakin optimal.
“Posyandu merupakan salah satu pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan pelayanan berjalan dengan baik, kadernya aktif dan kebutuhan masyarakat bisa terlayani, terutama berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak,” ujar Mamat.
Dalam penguatan pelayanan tersebut, Kelurahan Gunungpuyuh tidak bekerja sendiri. Monitoring melibatkan Kasi Kesos Kelurahan, Ketua TP PKK Kelurahan Gunungpuyuh, PLKB, Kasi Kesos Kecamatan Gunungpuyuh serta Motekar.
“Kolaborasi ini sangat penting karena persoalan kesehatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan medis, tetapi juga membutuhkan pendampingan keluarga, edukasi dan pemantauan berkelanjutan,” tegasnya.
Mamat menambahkan, keberadaan kader di tengah masyarakat menjadi kekuatan penting dalam memastikan informasi dan pelayanan kesehatan dapat menjangkau warga. Posyandu juga diharapkan semakin aktif sebagai ruang edukasi bagi keluarga mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak.
“Kami ingin Posyandu semakin aktif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya saat ada kegiatan, tetapi bagaimana pelayanan dan pemantauan kesehatan bisa terus berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Pihaknya juga mendorong hasil monitoring tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pelayanan Posyandu. “Dengan dukungan kader, TP PKK, PLKB, pemerintah kecamatan dan unsur pendamping lainnya, Posyandu diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera,” tutup Mamat. (ris)









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7746836/original/040565800_1780554499-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336552/original/022857800_1782207398-pexels-minan1398-1441593.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7834712/original/073504000_1780655454-AMJ_2.jpeg)