SUKABUMI – Memasuki bulan suci Ramadan 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi memastikan seluruh kebijakan terkait penyesuaian kegiatan belajar mengajar berjalan selaras dengan ketentuan pemerintah pusat. Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menegaskan bahwa penyesuaian ini dirancang bukan untuk mengurangi kualitas layanan pendidikan, tetapi justru memberi ruang bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan suasana ibadah puasa tanpa kehilangan hak belajar mereka.
Novian menyampaikan bahwa pemerintah pusat menjadi acuan utama dalam menentukan pola libur awal Ramadan. “Kita mengikuti ketentuan yang ditetapkan pusat. Pada prinsipnya, di awal Ramadan ada penyesuaian pembelajaran agar anak-anak bisa beradaptasi, namun hak mereka untuk tetap mendapatkan layanan pendidikan harus tetap terjamin,” ujarnya. Disdikbud Kota Sukabumi juga akan mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh satuan pendidikan sebagai pedoman pelaksanaan teknis di lapangan.
Ramadan tahun ini, ujar Novian, bukan hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, dan penguatan budaya positif di sekolah. Penyesuaian kegiatan pembelajaran dilakukan agar proses belajar tetap berjalan efektif, selaras dengan atmosfer bulan suci. “Ramadan 2026 kita tekankan pada penguatan nilai keagamaan dan pembentukan karakter, serta memastikan pemenuhan hak belajar peserta didik,” tambahnya.
Kebijakan penyesuaian tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga pendidikan nonformal. Meski demikian, setiap jenjang memiliki fleksibilitas dalam pengaturan teknis sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Misalnya, PAUD memerlukan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan adaptif, sedangkan SMP lebih fokus pada manajemen waktu belajar dan efektivitas metode pembelajaran.
Salah satu bentuk penyesuaian yang paling mencolok adalah pengaturan ulang durasi dan jadwal belajar. Pada bulan Ramadan, sekolah-sekolah akan melakukan pengurangan waktu pembelajaran, baik melalui pemangkasan durasi tiap jam pelajaran maupun penggeseran waktu belajar menjadi lebih pagi. Kendati ada pengurangan durasi, Disdikbud memastikan bahwa substansi pembelajaran tidak berkurang.
“Tiap jam mata pelajaran ada pengurangan waktu, tetapi tidak akan mengurangi substansi materi, apalagi capaian pembelajaran,” tegas Novian.
Model pembelajaran pun didorong agar lebih efektif, tematik, kontekstual, dan tidak memberatkan peserta didik yang tengah menjalani ibadah puasa.
Untuk sekolah berasrama serta sekolah berbasis keagamaan, Disdikbud memberikan ruang fleksibilitas lebih besar. Penyesuaian jadwal dapat dilakukan sesuai kebutuhan program keagamaan dan agenda ibadah Ramadan di lingkungan masing-masing. Meski demikian, seluruh penyesuaian harus tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, mengutamakan perlindungan peserta didik, dan memastikan mutu pembelajaran terjaga.
Disdikbud Kota Sukabumi memastikan bahwa proses pembelajaran selama Ramadan tetap terpantau melalui supervisi dan pembinaan rutin. Sekolah-sekolah diimbau menerapkan strategi pembelajaran yang mempertimbangkan kondisi siswa, seperti penguatan pendidikan karakter, pembelajaran berbasis proyek ringan, hingga pemanfaatan pendekatan tematik yang sesuai dengan nilai-nilai Ramadan.
Novian juga menekankan bahwa digitalisasi pembelajaran menjadi salah satu kunci keberlanjutan layanan pendidikan di bulan puasa. Melalui pemanfaatan platform digital, peserta didik tetap dapat mengakses materi belajar secara fleksibel tanpa kehilangan esensi capaian pembelajaran. “Dengan digitalisasi, proses belajar bisa berjalan lebih ringan namun tetap berkualitas. Ini membantu guru dan siswa agar capaian pembelajaran tetap sesuai target,” jelasnya.
Seluruh kebijakan yang diterapkan Disdikbud Kota Sukabumi mengacu pada Surat Edaran Bersama kementerian terkait. Pemerintah daerah kemudian menyesuaikannya dengan kondisi lokal sehingga lebih aplikatif di lapangan. Dengan demikian, penyesuaian selama Ramadan tidak hanya menyesuaikan ritme ibadah, tetapi juga memastikan pendidikan tetap berjalan aman, nyaman, dan bermutu.(wdy)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391590/original/061742600_1761357910-Untitled.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391434/original/025274800_1761317947-shopee_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395126/original/062467400_1761656304-WhatsApp_Image_2025-10-20_at_14.55.45.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446680/original/044858100_1765938416-superbank_2.jpg)