SUKABUMI – SMKN 2 Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi gemilang. Sekolah berbasis kejuruan unggulan ini berhasil meraih Juara Umum Olimpiade Akuntansi yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi, sebuah ajang akademik bergengsi yang mempertemukan pelajar berprestasi dari berbagai sekolah.
Keberhasilan ini menjadi bukti kuat kualitas proses pembelajaran di SMKN 2 Kota Sukabumi yang terus berkembang dan konsisten melahirkan siswa-siswa kompeten di bidangnya.
Kepala SMKN 2 Kota Sukabumi, Mulyadi, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan indikator keberhasilan proses pembelajaran yang diterapkan di sekolah.
“Sebagai kepala sekolah, saya sangat bangga atas prestasi yang diraih siswa kami. Ini menjadi indikator bahwa proses pembelajaran berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak muncul secara instan, melainkan hasil dari beberapa faktor penting seperti diantaranya proses pembelajaran berkualitas sehingga siswa memiliki kompetensi kuat kemudian dukungan dan bimbingan guru-guru pendamping kompeten dan bersertifikasi industri. Selain itu juga sarana pendukung pembelajaran berstandar industri, yang memudahkan siswa memahami praktik akuntansi secara nyata dan tentunya kolaborasi sinergis antara guru pendamping dan siswa dalam setiap kegiatan akademik.
Menurutnya, sekolah terus memfasilitasi berbagai ajang lomba, baik akademik seperti Olimpiade Akuntansi, maupun non-akademik untuk mengembangkan potensi siswa.
“Harapan kami, prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi hingga nasional,” tambah Mulyadi.
Guru produktif akuntansi sekaligus pembina tim, Miranti Pratama, mengungkapkan bahwa pembinaan dilakukan secara berkelanjutan. Namun, saat mendekati lomba, sekolah mengadakan sesi pembelajaran intensif.
“Kami memberikan penguatan konsep dasar hingga aplikasi praktis akuntansi. Selain itu, siswa mengikuti simulasi ujian dan diskusi kelompok agar pemahaman mereka semakin matang,” jelas Miranti.
Ia menambahkan bahwa kekuatan tim bukan hanya terletak pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kerja sama yang solid, semangat juang tinggi, dan rasa ingin tahu siswa yang besar. Miranti juga berencana memperluas kolaborasi dengan alumni serta profesional akuntansi agar siswa mendapat wawasan yang lebih luas.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi. Ke depan, kami akan melanjutkan program pelatihan dan menjajaki kompetisi lain untuk mempertahankan prestasi,” ujarnya.
Amyra Khaerani Firdausy, siswi kelas XII Akuntansi, mengaku sangat bangga bisa mengharumkan nama sekolah.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga. Rasanya luar biasa bisa membawa pulang kemenangan untuk sekolah,” kata Amyra.
Amyra menyebut bahwa pengalaman mengikuti Olimpiade Akuntansi tahun ini sangat berkesan dan penuh tantangan.
Ia mendapatkan banyak pelajaran baru, terutama terkait pengerjaan akuntansi perusahaan dagang menggunakan Excel, salah satu materi yang menjadi sorotan dalam perlombaan.
Menurutnya, faktor paling berpengaruh dalam persiapan adalah latihan soal konsisten yang dilakukan secara rutin.
Tantangan terbesar bagi Amyra adalah membagi waktu antara belajar, latihan intensif, serta aktivitas sekolah lainnya, selain rasa gugup saat lomba berlangsung.
“Tapi berkat dukungan guru dan teman-teman, saya bisa melewati semuanya,” tambahnya.(wdy)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391590/original/061742600_1761357910-Untitled.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391434/original/025274800_1761317947-shopee_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395126/original/062467400_1761656304-WhatsApp_Image_2025-10-20_at_14.55.45.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446680/original/044858100_1765938416-superbank_2.jpg)