SUKABUMI – Semangat berbagi dan silaturahmi mewarnai momentum Ramadan 1447 Hijriyah di Kota Sukabumi.
Lapdek Community Sukabumi (LCS) berkolaborasi dengan kru film Anak Kuntilanak menggelar acara buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan bagi anak yatim di Masjid Ath Tholibin, Minggu (15/3).
Mengusung tema “Tingkatkan Silaturahmi, Keikhlasan, Berbagi, dan Beristiqomah”, kegiatan yang didukung Bank BNI ini, berlangsung khidmat.
Terlebih dihadiri sejumlah jajaran tokoh lintas sektor, seperti Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi Deden Solehudin, Asda III Bidang Administrasi Umum H.R. Imran Wardhani, hingga tokoh purnawirawan AKBP (Purn) DR. Gatot Satrio Utomo.
Selain itu, hadir pula Ketua FKDM Kota Sukabumi Nenda Saepurohman, Ketua FKUB Ade Muhiar, Kabag Umum RSUD Sekarwangi Didin, serta aktris senior Wina Zulfiana yang mewakili kru film Anak Kuntilanak.
Sekretaris Jenderal LCS, Benny Mustari menegaskan, aksi sosial ini merupakan bentuk dedikasi tanpa pamrih dari komunitasnya. Ia menyebut LCS akan terus bergerak di lini kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kami tidak akan henti-hentinya melakukan kegiatan kemanusiaan. LCS selalu terjun dalam kegiatan positif tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Alhamdulillah, ke depan kami harus tetap beristiqomah,” ujar Benny di sela-sela acara.
Selain fokus pada aksi sosial, Benny juga menyatakan dukungan penuh LCS terhadap geliat industri kreatif di Sukabumi. “Kami sangat mendukung dunia perfilman di Kota Sukabumi agar terus maju dan berkembang,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LCS, Sunarya Ishak mengajak seluruh tamu undangan untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas.
Menurutnya, kerukunan antar sesama adalah kunci utama dalam membangun daerah.
“Solidaritas adalah kunci untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Mari kita jaga persatuan, kesatuan, dan saling membantu dalam kebaikan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberi kekuatan untuk perjuangan hari-hari berikutnya,” tutur Sunarya.
KEPEDULIAN SOSIAL: Ketua LCS, Sunarya Ishak saat menyerahkan santunan, Minggu (15/3). FOTO: ISTIMEWA
Ia juga berpesan agar momen menjelang berbuka puasa diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan senantiasa berdzikir kepada Sang Pencipta.
“Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita mendapatkan ampunan dan keberkahan. Sehingga hidup kita lebih bermanfaat bagi sesama,” harapnya.
Dukungan positif juga mengalir dari Pemerintah Kota Sukabumi. Asisten Daerah III, H.R. Imran Wardhani, memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi LCS yang rutin turun ke jalan untuk membantu sesama.
“LCS harus tetap eksis dan istiqomah dalam menjalankan bakti sosialnya. Saya berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tapi terus berlanjut ke depannya,” ungkap Imran.
Terkait kolaborasi dengan industri film, Imran menyatakan pemerintah daerah menyambut baik kehadiran kru film Anak Kuntilanak. “Selaku Asda III, saya sangat mendukung kemajuan dunia perfilman yang ada di Kota Sukabumi sebagai bagian dari potensi ekonomi kreatif kita,” imbuh dia.
Sementara itu, Bank BNI Cabang Sukabumi yang menjadi salah satu donatur kegiatan tersebut, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi mendukung program-program kemanusiaan LCS serta kemajuan dunia perfilman di Sukabumi.
Wakil Kepala Cabang Bank BNI Sukabumi, Widi Hasto menyampaikan, kekagumannya atas konsistensi LCS. Menurutnya, kolaborasi antara komunitas, pelaku kreatif, dan perbankan dapat menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.
Selain itu, Widi menegaskan, bahwa BNI memiliki perhatian besar terhadap pengembangan potensi lokal, termasuk industri kreatif seperti perfilman yang kini tengah digelorakan oleh LCS bersama kru film Anak Kuntilanak.
“Kami dari jajaran Bank BNI Sukabumi sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh rekan-rekan Lapdek Community. Kami siap mendukung, baik dari sisi program maupun sinergi lainnya yang dapat mendorong majunya dunia perfilman di Sukabumi,” ujar Widi Hasto saat memberikan keterangannya.
Ia menambahkan bahwa industri film bukan hanya sekadar karya seni, melainkan juga lokomotif ekonomi yang melibatkan banyak tenaga kerja kreatif lokal, sehingga patut mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Selain aspek kreatif, Widi juga menyoroti pentingnya aksi bakti sosial dan santunan anak yatim yang rutin dilakukan LCS.
Baginya, semangat ber-istiqomah dalam kebaikan yang dijalankan komunitas ini sejalan dengan nilai-nilai kepedulian sosial yang dijunjung tinggi oleh institusinya.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus sinyal bahwa perbankan hadir untuk mendukung komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim yang hadir, menciptakan suasana hangat penuh kekeluargaan di penghujung hari tersebut. (why)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446680/original/044858100_1765938416-superbank_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417962/original/021931100_1763555316-IMG_0958_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427044/original/059332900_1764325679-001407100_1762314482-Bontang_Terima_Hibah_Rp155_9_Miliar_dari_Jeju_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427026/original/069725800_1764324535-067513700_1761366387-Rokok.jpg)



