Satgas MBG Kota Sukabumi Perkuat Pengawasan SPPG

6 hours ago 4
Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Taufik Hidayah Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Taufik Hidayah

CIKOLE – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi akan memperkuat pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan bersama tim untuk memastikan seluruh aspek teknis maupun administratif di setiap SPPG telah terpenuhi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas layanan sekaligus mengantisipasi persoalan yang sempat terjadi di sejumlah daerah lain.

“Kami akan melakukan pengecekan langsung bersama tim. Sebelumnya tentu akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan KSPPG dan Koordinator Wilayah Program Gizi Nasional agar pengawasan berjalan efektif dan komprehensif,” ujar Taufik Hidayah, pada Senin (15/6).

Menurutnya, berdasarkan informasi dari Koordinator Wilayah Program Gizi Nasional Kota Sukabumi, empat dari lima SPPG yang sebelumnya berstatus suspend kini telah kembali beroperasi setelah melakukan berbagai perbaikan. Meski demikian, Satgas tetap akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan seluruh standar telah dipenuhi.

Pengawasan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek teknis seperti pengelolaan limbah dan keberadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tetapi juga mencakup pemenuhan sertifikasi halal yang menjadi salah satu syarat penting dalam penyelenggaraan program MBG.

Taufik menjelaskan sebagian besar SPPG di Kota Sukabumi telah memulai proses pengurusan sertifikat halal. Namun, masih terdapat beberapa unit yang sedang melengkapi dokumen dan persyaratan administrasi.

“Bagi yang prosesnya belum selesai, kami mengimbau agar segera melengkapinya karena sertifikat halal merupakan bagian penting yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Selain itu, Satgas juga akan memantau kualitas layanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Mulai dari pengelolaan bahan baku, penyimpanan makanan, hingga kualitas menu yang disajikan menjadi perhatian dalam proses pengawasan.

“Program ini menyangkut kebutuhan masyarakat sehingga seluruh proses harus dilakukan dengan benar. Kualitas bahan baku harus terjaga, penyimpanan makanan harus sesuai standar, dan menu yang diberikan harus menggunakan bahan yang berkualitas,” pungkasnya.

Melalui pengawasan yang lebih intensif dan kolaboratif dengan berbagai perangkat daerah, Satgas MBG berharap seluruh SPPG di Kota Sukabumi dapat beroperasi sesuai regulasi, sehingga manfaat program makan bergizi gratis dapat dirasakan masyarakat secara optimal. (ris)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |