Siswa-siswi SMAN 1 Palabuhanratu menunjukkan trofi kemenangan usai memborong juara FLS3N dan O2SN
SUKABUMI –Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAN 1 Palabuhanratu. Sekolah yang dikenal aktif melahirkan siswa berprestasi itu sukses memborong gelar juara dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi Smansapal tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar dalam dunia seni, sastra, dan olahraga.
Ajang FLS3N digelar pada 29 April 2026 di lingkungan SMAN 1 Palabuhanratu, sedangkan O2SN berlangsung sehari sebelumnya, 28 April 2026, di wilayah Sukabumi Utara.Dalam ajang FLS3N, SMAN 1 Palabuhanratu berhasil membawa pulang sederet penghargaan bergengsi: Juara 1 Cipta Puisi, Juara 1 Baca Puisi, Juara 2 Jurnalistik, Juara 3 Fotografi, dan Juara 3 Cerpen.Dominasi juga terlihat di O2SN, dengan raihan 12 medali: dua emas cabang renang, dua emas cabang panjat tebing, empat perak renang, dua perunggu renang, serta dua perunggu panjat tebing.
Capaian luar biasa ini sekaligus mengantarkan sejumlah siswa mewakili Kabupaten Sukabumi ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dari cabang FLS3N, Yosi Meilani (XI.11) akan tampil pada cabang Cipta Puisi, sementara Siti Miranti (XI.9) mewakili cabang Baca Puisi. Dari O2SN, Prince Jhon (XI.2) dipercaya menjadi wakil Kabupaten Sukabumi pada cabang panjat tebing kategori lead putra dan speed putra.Kepala SMAN 1 Palabuhanratu, Raya Erwana, mengaku bangga atas capaian siswanya.
“Setelah digali dan diasah dengan sungguh-sungguh, ternyata muncul bakat-bakat terpendam yang insya Allah ke depan akan menjadi modal prestasi yang lebih baik lagi bagi daerah,” ujarnya.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Elis Rohmiati, menambahkan bahwa prestasi tahun ini menjadi sejarah baru bagi Smansapal.
“Alhamdulillah siswa Smansapal mulai menciptakan sejarah sebagai artis dan atlet kabupaten yang mewakili berbagai lomba ke tingkat provinsi. Kami berharap sekolah terus konsisten membina minat bakat siswa sehingga bisa mengharumkan nama sekolah juga daerah,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Peserta FLS3N mendapat pembinaan intensif bersama pembina sastra senior Jawa Barat, Yusuf Gigan dari Cianjur. Sementara atlet O2SN harus berlatih rutin di Bandung karena keterbatasan fasilitas panjat tebing di sekolah.Salah satu atlet, Prince Jhon, mengaku bangga bisa mengharumkan nama sekolah dan daerah.
“Padahal kami belum mempunyai sarana olahraga panjat tebing. Tapi dengan tekad kuat dan latihan rutin di Bandung, Alhamdulillah kami bisa membuktikan,” pungkasnya.(wdy/d)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503087/original/002679900_1771083848-Dancow_Indonesia_Cerdas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494340/original/092829300_1770285248-0L5A4829.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500165/original/009970600_1770817333-1280x847.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488958/original/047378200_1769771965-NEKA_siap_layani_masyarakat_Indonesia__1_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499706/original/078212800_1770792664-IMG-20260211-WA0021.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506058/original/065830100_1771404527-WhatsApp_Image_2.jpg.jpeg)




