Gizi Terjaga dan Bisa Menabung, SMPN 12 Kota Sukabumi Sambut Positif Program MBG

2 hours ago 8
ILUSTRASI: Salah satu menu makanan yang disajikan SPPG Cibeureum Babakan.

SUKABUMI — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sambutan hangat dari para penerima manfaat di Kota Sukabumi.

Selain menjamin asupan gizi seimbang harian, keberadaan program ini membawa dampak positif bagi para siswa yang kini bisa menyisihkan uang saku harian mereka untuk menabung.

Sensasi tersebut dirasakan langsung oleh Muhammad Alfath, siswa kelas 8A SMPN 12 Kota Sukabumi.

Menurutnya, hidangan sehat yang disajikan setiap hari di sekolah tidak hanya menggugah selera, tetapi juga membantunya belajar mengelola keuangan sejak dini.

“Rasanya enak banget, paling suka sayuran sama lauk ayam. Dengan adanya MBG setiap hari, uang jajan bisa disisihkan untuk menabung dan membeli kebutuhan lain, jadi tidak terlalu bergantung pada orang tua,” ujar Alfath usai menyantap makan siangnya di kelas, Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, guna memastikan menu makanan tetap lezat, bervariasi, dan memenuhi standar gizi seimbang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibeureum Babakan rutin menggelar rapat evaluasi tiap dua minggu bersama tim ahli gizi, chef, dan penanggung jawab di tiap sekolah.

Ahli Gizi SPPG Cibeureum Babakan, Debora Rovinayanti Panjaitan mengungkapkan, bahwa variasi olahan terus dimatangkan berdasarkan feedback dari siswa.

“Rapat antara ahli gizi dan chef rutin dilakukan agar ada variasi menu yang makin disukai siswa, mulai dari ayam geprek, menu sushi, ayam popcorn, salad sayur, hingga tumisan wortel buncis,” jelas Debora.

Ia menjrlaskan, aat ini SPPG Cibeureum Babakan melayani total 3.132 penerima manfaat di berbagai jenjang, mulai dari RA Al-Amin, SDIT Al-Amin, SMAN 5 Kota Sukabumi, SMPN 12 Kota Sukabumi, hingga sasaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Khusus di SMPN 12, bantuan menjangkau 860 penerima manfaat yang terdiri dari 820 siswa dan 40 tenaga pendidik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SPPG Cibeureum Babakan, Muhammad Akmal Syahni, menambahkan, bahwa penentuan menu harian juga mempertimbangkan pemantauan sisa makanan (food waste).

“Setiap hari kami pantau food waste-nya. Jika sisa makanan meningkat, berarti menu tersebut kurang diminati dan akan kami evaluasi. Sejauh ini menu favorit anak-anak adalah ayam geprek, namun tetap kami imbangi dengan standar gizi seimbang seperti karbohidrat, protein, sayur, dan buah-buahan,” tutur Akmal.

Dukungan penuh turut disampaikan oleh Kepala SMPN 12 Kota Sukabumi, Nurhayati. Memasuki bulan kelima pemantauan program MBG, ia mencatat peningkatan signifikan pada ketahanan fisik dan keceriaan para siswa selama mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Alhamdulillah luar biasa. Hari ini menunya bahkan jadi favorit anak-anak, wadah makan bersih tanpa sisa. Pengondisian pendistribusian juga kami buat seefektif mungkin dengan melibatkan wali kelas, guru, dan TU, sehingga tidak mengganggu jam KBM,” ungkap Nurhayati.

Melalui sinergi berkesinambungan ini, pelaksanaan program MBG di Kota Sukabumi diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (why)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |