Cerita Pekerja Toko, Sukses Usaha Akuarium dan Ikan Hias, KUR BRI Jembatan Mimpi Rakyat

10 hours ago 5
BERDISKUSI: Mantri BRI Cibaraja Putri saat berdiskusi dengan Hadi Mulyadi yang membuktikan bahwa mimpi bisa tumbuh bersama KUR BRI. Kisah Hadi adalah bukti nyata bahwa keberanian dan dukungan finansial bisa mengubah hidup. 

SUKABUMI — Di Jalan Cibaraja, Kampung Cimahi, Desa Salajambe, Kecamatan Cisaat, berdiri sebuah ruko sederhana yang kini menjadi pusat perhatian pecinta ikan hias. Ruko itu milik Hadi Mulyadi (43), seorang mantan pekerja toko ritel yang berani mengambil langkah besar di masa sulit pandemi Covid-19 tahun 2020.

Hadi memulai usaha dengan modal kecil, hanya Rp10 juta dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Dari pinjaman pertama itulah ia membangun mimpi: membuat akuarium dan menjual ikan hias. Perlahan, usaha kecil yang dulu hanya kontrak ruko kini berkembang pesat. Pinjaman pun meningkat hingga Rp500 juta, dan ruko yang dulu hanya sewaan kini resmi menjadi miliknya.

“Awalnya hanya dari teman yang butuh tempat untuk ikan cupang. Dari situ saya memberanikan diri membuka usaha dengan pinjaman BRI. Saya pikir, kalau tidak mencoba, saya tidak akan pernah tahu hasilnya,” kenang Hadi.

Kini, tokonya buka setiap hari mulai pukul 07.30 WIB. Omzet harian mencapai Rp2,5 juta, dengan produk akuarium yang dikirim hingga Palabuhanratu dan Jampang, Sukabumi Selatan. Ia juga menjual berbagai jenis ikan hias dan aksesori pendukung.

Hadi Mulyadi (43) saat membuat Akuarium

“Alhamdulillah, hasil pinjaman KUR ini membuat saya bisa punya omzet ratusan juta per tahun. Kalau dulu pinjam ke saudara atau teman, tidak ada solusi. BRI benar-benar membantu saya merintis usaha. Saya merasa punya sahabat yang mendukung di belakang layar,” ujarnya penuh syukur.

Dengan dua anak yang masih sekolah, Hadi kini mampu memperkerjakan satu orang karyawan. Ia berencana merenovasi ruko dan bahkan membuka cabang baru. “Saya intinya merasa terbantu dengan adanya program BRI. Dari awal merintis sampai sekarang jelas sangat terbantu. Semoga usaha ini semakin dipercaya, dan saya bisa membuka lapangan kerja lebih banyak untuk orang sekitar,” katanya penuh harap.

Sementara itu, Kepala Unit BRI Unit Cibaraja Cabang Sukabumi, Yus Fadli Ismail, menegaskan bahwa kisah Hadi adalah contoh nyata bagaimana KUR BRI menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Kepala Unit BRI Unit Cibaraja Cabang Sukabumi, Yus Fadli Ismail

“Kami melihat KUR bukan sekadar pinjaman, tapi jembatan menuju mimpi. Hadi adalah bukti bahwa keberanian, kerja keras, dan dukungan finansial bisa mengubah hidup seseorang. Dari mantan pegawai toko, kini ia menjadi pengusaha yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Yus Fadli.

Ia menambahkan, BRI berkomitmen bukan hanya menyalurkan dana, tetapi juga mendampingi nasabah agar usaha mereka berkelanjutan. “Kami ingin nasabah tidak hanya berani meminjam, tetapi juga berani bermimpi besar. Kami hadir untuk memastikan mimpi itu bisa diwujudkan dengan langkah yang terukur,” katanya.

Menurut Yus Fadli, keberhasilan Hadi adalah cerminan dari filosofi BRI: tumbuh bersama rakyat. “Kami bangga melihat usaha kecil berkembang menjadi lebih besar. Setiap akuarium yang keluar dari toko Hadi bukan hanya produk, tapi simbol keberanian dan kerja keras. BRI akan terus mendukung agar cerita-cerita seperti ini semakin banyak lahir di Sukabumi,” tuturnya.(hnd)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |