Demi Hasil Optimal, Intip Perencanaan dan Tips Penting Sebelum Bangun Teras di Lahan Sempit

3 weeks ago 35

Fimela.com, Jakarta Membangun rumah di lahan sempit sering kali menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam merancang area fungsional seperti teras. Meski demikian, dengan perencanaan yang cermat, teras pada lahan sempit dapat diubah menjadi ruang yang tidak hanya nyaman tetapi juga menarik secara visual. Sebelum memulai proses pembangunan, sangat penting untuk memahami berbagai aspek agar tidak mengalami penyesalan di kemudian hari.

Keputusan untuk membangun teras tidak hanya sekadar menambah luas ruang, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana ruang tersebut akan dimanfaatkan dan diintegrasikan dengan desain keseluruhan rumah. Oleh karena itu, mengenali tujuan utama dari teras dan batasan lahan yang ada menjadi langkah awal yang sangat penting.

Dengan perencanaan yang baik, setiap sudut dari lahan yang sempit dapat dimanfaatkan secara optimal. Sebagaimana yang dinyatakan oleh fimela.com, berikut tips praktis, serta keuntungan dan kekurangan dalam membangun teras di lahan sempit.

Pertimbangan Penting Sebelum Bangun Teras di Lahan Sempit

Sebelum memulai proyek pembangunan teras, langkah awal yang penting adalah menetapkan tujuan dan fungsi utama dari teras yang akan dibangun. Apakah teras tersebut akan digunakan sebagai tempat bersantai, area makan, atau sekadar elemen dekoratif? Mengetahui kebutuhan spesifik ini sangat penting untuk membantu dalam merancang ukuran dan penempatan furnitur yang tepat.

Setelah tujuan telah ditentukan dengan jelas, langkah selanjutnya adalah membuat desain teras dengan mempertimbangkan penempatan furnitur yang diinginkan. Contohnya, jika teras direncanakan untuk digunakan oleh minimal dua orang, maka diperlukan area seluas minimal 6 meter persegi untuk meletakkan meja dan kursi kecil. Selain itu, penting untuk memperhatikan arah cahaya matahari, karena hal ini akan berpengaruh pada penempatan furnitur agar teras tetap nyaman digunakan sepanjang hari.

Pemilihan material lantai juga sangat penting untuk menciptakan teras yang tidak hanya menarik tetapi juga fungsional. Material seperti batu, kayu, atau ubin harus memiliki ketahanan terhadap cuaca dan aman untuk dilalui, bahkan dalam kondisi basah. Pastikan bahan yang dipilih memiliki sifat anti-slip demi menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Di samping itu, penting untuk menyelaraskan desain teras dengan gaya arsitektur rumah secara keseluruhan untuk menciptakan kesatuan dan harmoni. Pertimbangan aspek privasi juga sangat penting, terutama jika teras terletak di bagian depan rumah yang langsung menghadap area publik. Teras yang terletak di samping biasanya memberikan tingkat privasi yang lebih tinggi karena tidak terlihat langsung dari jalan umum.

Tips Jitu Membangun Teras Fungsional di Lahan Terbatas

1. Memilih Furnitur yang Sesuai

Meskipun ruang yang tersedia terbatas, Anda dapat memaksimalkan teras dengan memilih furnitur yang sesuai. Pilihlah furnitur yang memiliki desain minimalis dan multifungsi, seperti kursi gantung, bangku kecil, atau bangku yang dilengkapi dengan ruang penyimpanan. Sebaiknya hindari penggunaan furnitur berukuran besar yang terlalu banyak agar teras tetap terasa nyaman dan tidak sesak.

2. Optimalisasi Ruang Vertikal

Cobalah untuk memanfaatkan ruang vertikal dengan bijak, seperti menambahkan tanaman dalam pot gantung atau menciptakan taman vertikal. Elemen hijau ini tidak hanya akan memperindah teras, tetapi juga dapat memberikan nuansa alami tanpa mengorbankan ruang lantai yang berharga. Selain itu, rak dinding bisa menjadi solusi yang efektif untuk menempatkan berbagai dekorasi atau tanaman kecil.

3. Pilih Warna Cat yang Netral dan Cerah

Menggunakan warna cat yang netral dan cerah pada dinding teras, seperti putih, abu-abu muda, atau beige, sangat membantu dalam memberikan kesan ruang yang lebih luas. Warna-warna ini mampu memantulkan cahaya dengan baik, sehingga membuat teras terasa lebih terang dan lapang. Selain itu, lantai yang memiliki tekstur dan tahan cuaca, seperti kayu atau batu alam, dapat menambah suasana yang alami dan sejuk.

4. Penggunaan Cermin

Untuk menciptakan kesan luas pada teras yang sempit, Anda bisa memasang cermin di salah satu dinding. Cermin dapat memantulkan pemandangan dan cahaya, sehingga area terasa lebih besar. Jangan lupa untuk menambahkan pencahayaan yang sesuai, seperti lampu gantung minimalis atau lampu sorot, guna menciptakan suasana hangat dan menarik perhatian di malam hari.

5. Instalasi Atap yang Kuat

Terakhir, penting untuk memasang atap yang kuat, seperti dari bahan baja ringan atau polikarbonat, untuk melindungi teras dari panas dan hujan. Dengan atap yang kokoh, Anda dapat menikmati teras dalam berbagai cuaca tanpa khawatir akan kerusakan.

6,  Pastikan Teras Tidak Mengganggu Akses Masuk

Teras harus tetap memberi ruang cukup untuk membuka pintu dan berjalan dengan nyaman keluar-masuk rumah. Hindari meletakkan pot besar, kursi lebar, atau dekorasi tinggi di jalur utama akses.

Jika akses terganggu, teras justru akan menyulitkan aktivitas harian. Buatlah denah sederhana sebelum membangun untuk memastikan semua elemen tertata baik tanpa membuat rumah terasa sempit atau sumpek.

Keuntungan Memiliki Teras di Lahan Sempit

Membangun teras di lahan yang terbatas memiliki banyak keuntungan, terutama dari segi estetika rumah secara keseluruhan. Teras yang dirancang dengan baik berfungsi sebagai "pintu gerbang" yang menarik, memberikan kesan pertama yang menyenangkan bagi para tamu dan meningkatkan daya tarik visual hunian. Hal ini berkontribusi pada penampilan rumah yang lebih teratur dan menawan.

Meskipun ukurannya kecil, teras dapat dimanfaatkan sebagai ruang santai tambahan yang nyaman. Area ini menjadi tempat yang ideal untuk menikmati secangkir kopi di pagi hari, membaca buku, atau sekadar bersantai dan berbincang dengan keluarga. Dengan desain yang tepat, teras dapat menjadi oase kecil di tengah keterbatasan lahan yang ada.

Selain itu, memiliki teras yang estetis dan fungsional dapat meningkatkan nilai jual properti. Teras yang ditata dengan baik menunjukkan bahwa setiap sudut rumah telah dimanfaatkan secara optimal, menjadikannya daya tarik lebih bagi calon pembeli. Ini adalah investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan.

Teras juga memungkinkan pemanfaatan ruang tambahan yang sering kali terabaikan, terutama di rumah dengan lahan yang terbatas. Area ini dapat diubah menjadi ruang tamu semi-outdoor, yang memberikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang maksimal. Dengan demikian, suasana yang dihadirkan menjadi lebih segar bagi penghuni dan tamu, serta membuat hunian terasa lebih luas dan nyaman.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan saat Bangun Teras Sempit

Membangun teras di lahan sempit, terutama teras depan, meskipun memiliki banyak keuntungan, juga menyimpan beberapa kelemahan yang perlu dicermati. Salah satu masalah utama adalah kurangnya privasi, karena teras tersebut terletak langsung menghadap jalan umum. Hal ini dapat mengganggu kenyamanan penghuni yang menginginkan suasana tenang dan kebebasan bergerak tanpa merasa terlalu terekspos kepada publik.

Selain itu, teras, khususnya yang terletak di bagian depan, membutuhkan perawatan yang lebih intensif karena langsung terpapar oleh berbagai elemen luar seperti debu, daun, dan cuaca ekstrem. Paparan sinar matahari intens atau hujan deras dapat mempercepat kerusakan material dan membutuhkan pembersihan rutin.Oleh karena itu, pemilik rumah harus siap mengalokasikan lebih banyak waktu dan usaha untuk menjaga kebersihan serta kondisi teras agar tetap terjaga. 

Keterbatasan ruang yang ada pada teras sempit juga berdampak pada pilihan furnitur yang dapat digunakan. Furnitur yang berukuran besar justru akan membuat area terasa lebih sempit dan tidak nyaman. Untuk itu, pemilik rumah perlu berhati-hati dalam memilih furnitur yang proporsional dan sering kali harus mempertimbangkan opsi multifungsi agar penggunaan ruang dapat dimaksimalkan dengan baik.

Terakhir, aspek biaya konstruksi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama jika ada keinginan untuk menambahkan desain khusus atau elemen tertentu. Meskipun teras yang dibangun tidak luas, penggunaan material berkualitas atau fitur tambahan dapat berpotensi meningkatkan anggaran pembangunan. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan anggaran secara cermat agar proyek pembangunan teras dapat berjalan lancar tanpa menghadapi masalah finansial yang berarti.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Information | Sukabumi |