RADARSUKABUMI.COM – Prestasi kembali ditorehkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi. Bukan soal banyaknya program yang digelar, melainkan tentang bagaimana setiap rupiah anggaran negara dikelola secara tertib, tepat waktu, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
BAMBANG SURYANA, SUKABUMI
Untuk kedua kalinya secara beruntun, Lapas Kelas IIB Sukabumi berhasil meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna 100. Capaian terbaru tersebut diraih pada Periode Semester I Tahun Anggaran 2026 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sukabumi.
Penghargaan tersebut, menjadi catatan tersendiri bagi jajaran Lapas Sukabumi. Sebab, capaian dengan nilai sempurna itu bukan kali pertama diraih. Pada Semester II Tahun Anggaran 2025, Lapas Sukabumi juga mendapatkan penghargaan sebagai satuan kerja terbaik dengan nilai IKPA 100.
Artinya, konsistensi pengelolaan anggaran kembali mendapat apresiasi. Setelah mampu mencatatkan nilai sempurna pada periode sebelumnya, capaian serupa berhasil dipertahankan pada periode penilaian berikutnya.
Penghargaan itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyampaian LPJ Bendahara, Rekonsiliasi/Tutup Buku, dan Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026 serta Penyusunan Laporan Keuangan Satuan Kerja Triwulan III Tahun 2026.
Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan bagi satuan kerja dalam memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
Kegiatan Monev dibuka Kepala KPPN Sukabumi, Hendi Mufti Setiawan. Sejumlah satuan kerja mengikuti kegiatan tersebut, termasuk jajaran Lapas Kelas IIB Sukabumi yang diwakili Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan.
Berbagai aspek menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Mulai dari penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara, penyelesaian rekonsiliasi dan tutup buku, penyusunan laporan keuangan, hingga monitoring pelaksanaan anggaran dan pembahasan berbagai isu terkini.
Di balik angka 100 yang terpampang dalam capaian IKPA tersebut, terdapat pekerjaan administrasi yang harus dijaga secara konsisten. Ketepatan waktu pelaporan, kepatuhan terhadap ketentuan serta kualitas pelaksanaan anggaran menjadi bagian penting yang tidak bisa dilepaskan dari capaian tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono mengatakan, capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Menurutnya, nilai sempurna bukan hasil dari satu bidang saja, tetapi buah dari koordinasi dan komitmen bersama dalam menjalankan tata kelola keuangan negara. “Alhamdulillah, setelah sebelumnya meraih IKPA sempurna 100 pada Semester II Tahun Anggaran 2025, saat ini Lapas Sukabumi kembali memperoleh nilai IKPA 100 pada Semester I Tahun Anggaran 2026,” kata Budi kepada Radar Sukabumi, Kamis (17/9).
Capaian tersebut menunjukkan komitmen jajaran Lapas Sukabumi untuk menjaga pengelolaan anggaran tetap tertib, tepat waktu, transparan dan akuntabel. “Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen jajaran untuk melaksanakan pengelolaan anggaran secara tertib, tepat waktu, transparan, dan akuntabel,” bebernya.
Bagi Budi, penghargaan tersebut tidak semata-mata dilihat sebagai sebuah angka. Lebih dari itu, capaian IKPA menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa pengelolaan anggaran negara harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. “Penghargaan ini bukan sekadar capaian angka, tetapi menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan akuntabilitas, dan memastikan setiap anggaran yang dikelola dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan secara optimal,” tegasnya.
Capaian dua periode berturut-turut itu sekaligus menjadi tantangan baru bagi jajaran Lapas Sukabumi. Mempertahankan prestasi tentu membutuhkan konsistensi yang tidak kalah besar dibandingkan saat meraihnya. Evaluasi internal dan penguatan koordinasi pun menjadi bagian penting yang terus dilakukan. “Setiap proses pengelolaan anggaran harus dipastikan berjalan sesuai aturan, sementara kewajiban pelaporan harus diselesaikan secara tepat waktu,” paparnya.
Bagi Lapas Sukabumi, tertib anggaran bukan sekadar urusan administrasi. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu fondasi agar program dan pelayanan Pemasyarakatan dapat berjalan sebagaimana mestinya. “Capaian IKPA 100 juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Sukabumi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” ucapnya.
Prestasi tersebut, diharapkan tidak berhenti sebagai catatan penghargaan. “Hal ini tentunya menjadikannya sebagai pijakan untuk terus memperbaiki tata kelola, menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan,” tutupnya. (*)









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7746836/original/040565800_1780554499-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336552/original/022857800_1782207398-pexels-minan1398-1441593.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7834712/original/073504000_1780655454-AMJ_2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261860/original/079137400_1781760927-9179005499397205708.jpeg)
