Kalapas Sukabumi Datangkan Motivator Nasional

3 weeks ago 34

SUKABUMI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi terus berbenah dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan terhadap warga binaan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Dr. Aqua Dwipayana, dalam kegiatan sharing komunikasi dan motivasi yang digelar pada Senin (4/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas dan sejumlah warga binaan. Suasana penuh antusiasme menyelimuti ruangan sejak pagi, menandakan tingginya semangat peserta untuk menyerap ilmu dan inspirasi langsung dari sosok yang dikenal luas sebagai motivator lintas instansi.

Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam membangun budaya kerja yang positif dan pelayanan prima. Menurutnya, tantangan di lingkungan pemasyarakatan sangat kompleks, sehingga dibutuhkan mentalitas kuat dan kemampuan komunikasi yang mumpuni.

“Kami merasa beruntung bisa mendapatkan motivasi langsung dari pakarnya. Biasanya kami hanya menonton lewat YouTube, tapi kali ini bisa bertatap muka. Sejak kemarin, semua pegawai sudah mempersiapkan diri dan antusias menunggu kehadiran Pak Aqua,” ujar Budi kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa pekerjaan di lapas menuntut peran multifungsi dari para petugas. “Kadang warga binaan sakit, kita harus bisa berperan layaknya dokter. Di sisi lain, keluarga di rumah juga menuntut perhatian. Kuncinya ada pada komunikasi. Komunikasi itu power terbaik, baik di kantor maupun di rumah,” tegasnya.

Dalam sesi motivasi, Dr. Aqua Dwipayana membagikan berbagai pengalaman inspiratif yang ia temui selama berkeliling ke puluhan lapas di Indonesia. Ia menekankan pentingnya harapan dan kesempatan kedua bagi warga binaan, serta peran vital petugas dalam membina dan mendampingi proses perubahan mereka.

“Saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat. Melihat antusiasme di sini, saya yakin itu tidak lepas dari peran Pak Kalapas yang dekat dengan warga binaannya. Ini contoh yang patut ditiru lapas lain,” ungkap Aqua.

Salah satu kisah yang ia bagikan adalah tentang persahabatannya dengan mantan teroris yang pernah masuk daftar buronan Amerika dengan kepala dihargai Rp14 miliar. “Sekarang dia merintis usaha kopi di Surabaya. Ini bukti, jika ada kemauan dan keseriusan, mereka bisa memperbaiki diri dan hidup halal untuk keluarga,” cetusnya.

Aqua juga menegaskan bahwa pekerjaan petugas lapas adalah pekerjaan mulia. “Mereka bekerja 24 jam melayani masyarakat sekaligus membina warga binaan. Semua orang bisa khilaf, tetapi Allah selalu memberikan jalan untuk memperbaiki diri. Dan di sinilah para petugas pemasyarakatan menjadi bagian dari jalan itu,” tambahnya.

Halaman: 1 2

Read Entire Article
Information | Sukabumi |