Pameran Batu Akik, Dorong Kunjungan Wisata ke Kota Sukabumi

9 hours ago 7
APRESIASI: Wakil Walikota Sukabumi Bobby Maulana mengapresiasi kegiatan pameran batu akik yang diselenggarakan di Gedung Juang, Minggu (5/4). FOTO : ISTIMEWA

SUKABUMI- Pameran batu akik bertajuk “Kemilau Batu Bercahaya” berlangsung meriah digelar di Gedung Juang 45, Minggu (5/4).

Kegiatan yang memperebutkan Piala Walikota Sukabumi ini, merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Sukabumi ke-112 . Diharapkan, pameran batu akik tersebut menjadi salah satu daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Walikota Sukabumi Bobby Maulana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi Een Rukmini, dan Dekranasda Kota Sukabumi.

Dikatakan Bobby, pameran ini menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi batu akik sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya lokal.

“Ini yang pertama dan luar biasa. Kita bisa melihat batu-batu hasil alam yang memiliki nilai tinggi ketika dilestarikan, dirawat, dan dijaga. Selain memberi pengetahuan, juga mampu menggerakkan roda ekonomi,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, pengembangan usaha batu akik perlu didorong melalui transformasi digital.

Para perajin dan pedagang kata Bobby, diharapkan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas pasar.

Bahkan, menurut dia, sejumlah pelaku usaha batu akik di Sukabumi telah menembus pasar internasional seperti Eropa dan Amerika.

Dalam pameran tersebut lanjut Bobby, berbagai jenis batu dengan motif alami dipamerkan, mulai dari motif pemandangan, angka, siluet, hingga bentuk hewan dan benda.

Keunikan motif tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena terbentuk secara alami dan membutuhkan keahlian khusus dari juri untuk menginterpretasikannya.

Bobby juga mendorong agar Kota Sukabumi memiliki identitas khas dalam dunia batu akik, seperti Blue Opal dan kecubung, sehingga mampu menarik wisatawan dari luar daerah. Ia menilai, potensi kunjungan wisata ke Sukabumi cukup besar, terlebih saat momentum libur panjang seperti Lebaran.

“Dengan adanya acara seperti ini, kita harapkan bisa semakin mengangkat Kota Sukabumi, baik dari sisi kerajinan, kebudayaan, maupun pariwisata,” kata Bobby.

Terkait dukungan pemerintah, ia menegaskan Pemkot Sukabumi akan memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan serupa, baik melalui penyediaan tempat maupun kolaborasi anggaran.

Jika keterbatasan anggaran terjadi, pemerintah akan membuka peluang kerja sama dengan pihak sponsor maupun menghadirkan tokoh nasional untuk meningkatkan daya tarik acara.

“Ke depan kita bisa kolaborasi, termasuk menghadirkan penggiat atau figur nasional agar gaungnya lebih luas dan Kota Sukabumi semakin dikenal,” pungkasnya. (why)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |