UOBK RSUD Jampangkulon Luncurkan Poli Sonten Waluya, Warga Kini Bisa Berobat hingga Malam

4 hours ago 7
Poli Sonten Waluya RSUD JampangkulonSuasana peluncuran Sonten Waluya di RS Jampangkulon

JAMPANGKULON – Kabar baik bagi masyarakat wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Mulai Senin, 6 Juli 2026 lalu warga yang selama ini kesulitan berobat karena terbentur jam kerja atau aktivitas sehari-hari, kini tak perlu lagi khawatir.

UOBK RS Jampangkulon resmi menghadirkan Poli Sonten Waluya, layanan rawat jalan sore hingga malam yang menjadi terobosan baru dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan.

Peluncuran inovasi tersebut dilakukan di Aula Pertemuan UOBK RSUD Jampangkulon, Jumat (3/7/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. R. Vini Adiani Dewi, M.MRS, Direktur UOBK RSUD Jampangkulon dr. Lusi, unsur Forkopimcam Jampangkulon, Komandan Satuan Radar Cibalingbing, para kepala puskesmas wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Ketua MUI, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Layanan Poli Sonten Waluya akan beroperasi setiap Senin hingga Jumat pukul 16.00–20.00 WIB. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan spesialis, mulai dari Poli Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), Poli Anak, Poli Bedah, Poli Penyakit Dalam, Poli Saraf, Poli Mata, hingga Poli THT.

Direktur UOBK RSUD Jampangkulon, dr. Lusi, mengatakan kehadiran layanan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini tidak memiliki waktu untuk berobat pada jam pelayanan reguler.

Menurutnya, tidak sedikit warga yang harus menunda pemeriksaan kesehatan karena terikat pekerjaan, sekolah, maupun aktivitas lainnya. Dengan hadirnya Poli Sonten Waluya, masyarakat kini memiliki pilihan waktu berobat yang lebih fleksibel tanpa harus mengorbankan kewajiban sehari-hari.

“Poli Sonten Waluya diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien,” ungkapnya.

Selain memberikan alternatif layanan bagi masyarakat yang bekerja pada siang hari, kata dr. Lusi, inovasi ini juga bertujuan mengurangi kepadatan pasien pada jam pelayanan pagi, meningkatkan kepuasan masyarakat, mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas rumah sakit.

“Tentunya guna mendukung peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Jampangkulon,” katanyq.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. R. Vini Adiani Dewi, menyambut baik lahirnya inovasi tersebut. Ia menilai pengembangan layanan kesehatan seperti Poli Sonten Waluya merupakan langkah nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau.

“Ada satu pengembangan layanan untuk masyarakat Jampangkulon, yaitu Poli Sonten Waluya. Layanan ini menjadi jawaban bagi masyarakat yang tidak sempat berobat pada pagi hari sehingga kini dapat mengakses pelayanan kesehatan pada sore hingga malam hari,” timpalnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya pembenahan yang terus dilakukan UOBK RSUD Jampangkulon. Menurutnya, rumah sakit tersebut memiliki peran strategis sebagai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan selatan.

Saat ini, lanjutnya, pembangunan gedung rawat inap khusus pelayanan kesehatan ibu dan anak juga tengah berlangsung. Pengembangan tersebut akan diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk penambahan dokter spesialis agar pelayanan semakin lengkap dan berkualitas.

“Kami berharap RSUD Jampangkulon semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Hadirnya Poli Sonten Waluya, tegas dr. R. Vini Adiani Dewi, diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di luar jam kerja.

“Selain memperluas akses pelayanan, inovasi ini juga menjadi bukti komitmen UOBK RSUD Jampangkulon dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” harapnya. (Ndi)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |