Prosesi Purnatugas 24 ASN Kota Sukabumi.CIKOLE – Berkurangnya jumlah aparatur sipil negara (ASN) akibat memasuki masa pensiun menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Sukabumi. Di tengah keterbatasan sumber daya manusia, transformasi birokrasi berbasis teknologi dinilai menjadi solusi untuk menjaga kualitas pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat melepas 24 ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) per 1 Juli 2026 di Ruang Utama Setda Kota Sukabumi, pada Senin (29/6).
Menurut Ayep, berkurangnya jumlah ASN harus diimbangi dengan perubahan cara kerja pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Ke depan birokrasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Jumlah ASN semakin berkurang karena pensiun, sementara tuntutan pelayanan publik terus meningkat. Teknologi, termasuk AI, harus dimanfaatkan agar pelayanan tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain keterbatasan jumlah pegawai, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan anggaran, di mana belanja pegawai masih menjadi salah satu komponen terbesar dalam APBD. Karena itu, inovasi pelayanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Di sisi lain, Ayep memberikan penghargaan kepada 24 ASN yang telah menuntaskan masa pengabdiannya. Menurutnya, masa pensiun merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi panjang dalam melayani masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi saya mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian Bapak dan Ibu. Pengabdian itu bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada masyarakat Kota Sukabumi yang telah dilayani dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia menegaskan, memasuki masa pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki para purnabakti diharapkan tetap dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Pensiun adalah awal dari fase pengabdian yang berbeda. Saya berharap Bapak dan Ibu tetap aktif, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta terus memberikan masukan dan dukungan bagi pembangunan Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Ayep juga mengajak para purnabakti untuk terus mengawal pembangunan daerah melalui berbagai peran di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat tetap menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang maju dan sejahtera.
Sebanyak 24 ASN yang memasuki masa pensiun berasal dari berbagai perangkat daerah dengan latar belakang jabatan yang beragam, mulai dari pejabat administrator, pejabat pengawas, jabatan fungsional hingga jabatan pelaksana.
“Pelepasan purnatugas menjadi bentuk penghormatan pemerintah atas dedikasi mereka sekaligus penanda dimulainya regenerasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan modern,” pungkasnya. (ris)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527516/original/032102200_1773205136-Foto_1_-_ROG_Zephyrus_Line_Up.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522080/original/031990100_1772713347-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_19.20.09.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554154/original/075633800_1776061310-KAI_Acces.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529420/original/082768300_1773334051-article_bank__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524326/original/092279500_1772940037-f9e892a9-823d-4250-9a80-c8102283a42c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188955/original/071492400_1744719603-pet-lifestyle-together-with-owner.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518589/original/086644300_1772513347-DSC09577.jpeg)


