Fakta integritas dan pernyataan bersama seluruh pegawai Dinas Sosial Kota Sukabumi.RADARSUKABUMI.COM – Peredaran judi online tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga berpotensi menyeret persoalan ekonomi keluarga dan kehidupan sosial. Karena itu, Dinas Sosial Kota Sukabumi memperkuat komitmen internal agar seluruh pegawainya tidak terlibat maupun memberikan ruang terhadap praktik judi online.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Hendrawan mengatakan, pencegahan judi online harus dimulai dari lingkungan kerja dan keluarga. Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dengan menggunakan teknologi secara bijak serta menjauhi aktivitas yang dapat merusak masa depan.
“Judi online bukan solusi, tetapi justru dapat menjadi ancaman bagi kehidupan, merusak ekonomi keluarga dan mengganggu kehidupan sosial. Maka dari itu, kami mengajak seluruh jajaran Dinas Sosial untuk bersama-sama menjaga diri, keluarga dan lingkungan dari bahaya judi online,” ujar Asep Hendrawan.
Komitmen tersebut kemudian dituangkan dalam fakta integritas dan pernyataan bersama seluruh pegawai Dinas Sosial Kota Sukabumi. Komitmen bersama itu dibacakan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, dr. Lulis, dan diikuti seluruh jajaran.
Dalam komitmen tersebut, seluruh pegawai menyatakan tidak akan terlibat dalam segala bentuk judi online, tidak mempromosikan, memfasilitasi maupun menyebarluaskannya. Mereka juga berkomitmen menjaga integritas, profesionalitas serta nama baik Dinas Sosial Kota Sukabumi.
Selain itu, jajaran Dinsos menyatakan dukungan terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan judi online, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Setiap pegawai juga didorong menjadi teladan dalam menjauhi sekaligus mengingatkan lingkungan sekitarnya mengenai bahaya judi online.
Asep menilai komitmen tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Terlebih, Dinas Sosial memiliki tugas yang bersentuhan langsung dengan persoalan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan keluarga.
“Yang paling penting bukan hanya tanda tangan, tetapi bagaimana komitmen ini dijalankan. Kita ingin seluruh pegawai menjadi contoh bahwa teknologi harus digunakan untuk hal-hal yang produktif dan positif,” katanya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan judi online sebagai jalan keluar dari persoalan ekonomi. Sebaliknya, masyarakat didorong memperkuat kebersamaan keluarga, meningkatkan aktivitas positif dan memilih langkah yang dapat mendukung kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
“Katakan tidak untuk judi online. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan selamatkan masa depan,” pungkasnya. (ris)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6106891/original/010738600_1778992419-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_17.46.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6109337/original/054962400_1778994759-Screenshot_2026-05-17_114441.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)


