SERIUS: Dinas Sosial Kota Sukabumi melaksanakan rapat evaluasi capaian kinerja. (IST)RADARSUKABUMI.COM – Persoalan sosial di Kota Sukabumi terus bergerak mengikuti kondisi masyarakat. Karena itu, evaluasi kinerja tidak cukup hanya melihat berapa banyak program yang telah dijalankan, tetapi juga sejauh mana program tersebut benar-benar menjawab kebutuhan warga.Hal itu menjadi perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi melalui rapat evaluasi capaian kinerja. Forum tersebut dimanfaatkan untuk melihat kembali pelaksanaan berbagai program, mengidentifikasi kendala di lapangan, sekaligus mencari langkah perbaikan agar pelayanan sosial ke depan semakin efektif.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan mengatakan, evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan dinas memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, capaian program perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk persoalan yang masih muncul dalam proses pelaksanaannya.
“Evaluasi ini menjadi momentum untuk melihat sejauh mana program yang sudah dilaksanakan memberikan manfaat kepada masyarakat. Kalau masih ada kekurangan atau kendala, tentu harus menjadi bahan perbaikan,” kata Asep kepada Radar Sukabumi, Rabu (26/8).
Menurut Asep, pelayanan sosial memiliki tantangan tersendiri karena berhadapan langsung dengan berbagai kondisi masyarakat. Mulai dari persoalan kemiskinan, kelompok rentan, kebutuhan perlindungan sosial hingga masyarakat yang membutuhkan penanganan dan pendampingan khusus.
Maka dari itu, sambung Asep ketepatan sasaran menjadi salah satu hal yang terus ditekankan. Data dan kondisi di lapangan perlu terus diselaraskan agar bantuan maupun intervensi sosial tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan sosial ini semakin tepat sasaran. Kita harus melihat kebutuhan masyarakat secara nyata dan memastikan program yang ada benar-benar bisa menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Evaluasi juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi internal. Setiap bidang didorong tidak hanya melaporkan capaian, tetapi juga menyampaikan hambatan yang ditemui sehingga dapat dicari solusi secara bersama. Dengan pola tersebut, perbaikan program diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.
Asep menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan sosial membutuhkan kerja yang berkelanjutan. Pemerintah tidak hanya dituntut hadir ketika persoalan muncul, tetapi juga perlu memperkuat langkah pencegahan dan pendampingan agar masyarakat memiliki daya tahan sosial yang lebih baik.
“Melalui evaluasi capaian kinerja tersebut, kami Dinas Sosial Kota Sukabumi menargetkan pelaksanaan program berikutnya dapat berjalan lebih efektif, terarah dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Evaluasi ini juga diharapkan tidak berhenti sebagai agenda internal, melainkan menjadi dasar untuk menghadirkan pelayanan sosial yang semakin dekat dengan warga,” tandasnya. (ris)
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6106891/original/010738600_1778992419-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_17.46.41.jpeg)



