Sisihkan Rezeki, Sembilan Siswa SIP Setukpa Polri Angkatan 55 Kembali Sambangi Anak Yatim Al-Fitroh

4 hours ago 3

SUKABUMI – Pintu Panti Asuhan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Fitroh di Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, kembali terbuka lebar menyambut kedatangan para calon perwira Polri, Rabu (18/3/2026).

Untuk kali kedua, semangat berbagi ditunjukkan oleh siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa.

Berbeda dari aksi sebelumnya yang melibatkan puluhan personel, kali ini inisiatif datang dari kelompok kecil yang terdiri dari sembilan siswa yang berdinas di Setukpa Polri dan Polda Jabar.

Mereka adalah Luthfi Afif Hidayat, Andiko Prio Guritno, Irsan Juliansyah, Intan Dewi Herdiyanti, Sofyan, Encep Rahmat Rahayu, Anggun Indah Pratiwi, Kristanto Aditya Gumelar, dan Lutfi Prayogo.

Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan tersebut. Di tengah padatnya jadwal pendidikan, para siswa ini memilih untuk menepi sejenak, duduk bersama anak-anak yatim, dan menyalurkan santunan sebagai wujud kepedulian nyata.

“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur kami. Di bulan yang suci ini, kami ingin terus berupaya meningkatkan iman dan takwa melalui aksi nyata di lapangan,” ujar Andiko Prio Guritno, salah satu perwakilan siswa, saat ditemui di lokasi.

SOSIAL: Sejumlah siswa SIP Setukpa Lemdiklat Polri yang berdinas di Setukpa Polri dan Polda Jabar memberikan sumbangan kepada Anak Yatim Al-Fitroh, Rabu (18/3/2026). FOTO: WAHYU/RADAR SUKABUMI

Bagi Andiko dan rekan-rekannya, mengenakan seragam Polri bukan sekadar soal penegakan hukum, tetapi juga tentang bagaimana hadir sebagai pelindung yang memiliki empati tinggi terhadap sesama muslim dan warga sekitar.

“Alangkah indahnya apabila kita bisa saling berbagi. Polri harus dekat dengan masyarakat, dan momen Ramadan ini adalah saat yang paling tepat untuk mempererat ikatan tersebut,” tambahnya dengan nada rendah hati.

Menariknya, bantuan yang diberikan bukan berasal dari anggaran institusi, melainkan murni dari kocek pribadi kesembilan siswa tersebut. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki yang dimiliki untuk dikumpulkan dan diserahkan kepada anak-anak di LKSA Al-Fitroh.

“Sumber dananya murni dari sedikit rezeki kami bersembilan yang sengaja kami sisihkan untuk kegiatan ini. Harapannya sederhana, semoga apa yang kami perbuat menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan mendapatkan rida-Nya,” pungkas Andiko.

Kehadiran para siswa SIP Angkatan 55 ini seolah menegaskan bahwa di balik kedisplinan pendidikan kepolisian, terdapat hati yang tetap peka terhadap kondisi sosial.

Bagi anak-anak di Panti Asuhan Al-Fitroh, bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan pesan bahwa mereka tidak sendirian dan tetap menjadi bagian penting dari perhatian para calon pemimpin Polri masa depan. (why)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |