SERIUS: Bappeda Kota Sukabumi saat mengelar rapat.RADARSUKABUMI.COM – Pemerintahan yang baik tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan, tetapi juga oleh seberapa kuat organisasi di dalamnya mampu bekerja menjawab kebutuhan masyarakat. Hal itu menjadi perhatian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melalui pembahasan kelembagaan yang digelar sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penguatan organisasi.
Forum tersebut menjadi ruang untuk melihat kembali apakah struktur organisasi, pembagian tugas dan fungsi hingga kebutuhan masing-masing unit kerja masih relevan dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari, mengatakan evaluasi kelembagaan penting dilakukan agar organisasi tidak berjalan hanya berdasarkan struktur yang sudah ada, tetapi terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat.
“Yang kita evaluasi bukan hanya struktur organisasinya, tetapi bagaimana tugas dan fungsi itu benar-benar berjalan. Organisasi harus mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan memberikan dukungan terhadap pelayanan pemerintahan secara efektif,” ujar Hasan.
Menurutnya, perkembangan persoalan pembangunan menuntut perangkat daerah memiliki kemampuan beradaptasi. Perubahan kebutuhan masyarakat, kebijakan pemerintah, serta tantangan pembangunan harus diikuti dengan tata kelola organisasi yang semakin efektif.
Karena itu, pembahasan kelembagaan dilakukan dengan melibatkan setiap unit kerja. Masing-masing menyampaikan kondisi yang dihadapi, data pendukung, kendala dalam pelaksanaan tugas, hingga usulan yang dinilai perlu diperbaiki.
“Setiap unit tentu memiliki persoalan dan kebutuhan yang berbeda. Data dan masukan dari masing-masing unit ini penting supaya pembahasan kelembagaan tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi melihat kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan,” katanya.
Hasan menambahkan, penguatan kelembagaan pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni memastikan seluruh perangkat daerah mampu menjalankan tugasnya secara lebih terarah dan efisien.
Menurut dia, struktur organisasi yang baik harus diikuti pembagian kewenangan yang jelas, koordinasi yang berjalan, serta dukungan sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan.
“Jangan sampai ada tugas yang tumpang tindih, tetapi di sisi lain ada fungsi yang belum tertangani secara optimal. Itu yang perlu kita lihat bersama. Kita ingin organisasi bekerja lebih efektif, jelas perannya, dan saling mendukung,” tutur Hasan.
Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan sejumlah catatan yang dapat menjadi bahan perbaikan dalam penguatan kelembagaan Bappeda Kota Sukabumi. Evaluasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan sejalan dengan kapasitas organisasi yang menjalankannya.
Bagi Bappeda, kelembagaan bukan sekadar persoalan bagan struktur atau pembagian jabatan. Di baliknya terdapat bagaimana setiap orang dan unit kerja dapat bergerak dalam satu arah untuk mewujudkan perencanaan serta pembangunan daerah yang lebih efektif.
“Pada akhirnya, kelembagaan ini harus memberikan dampak terhadap kinerja. Kita ingin organisasi yang lebih adaptif, koordinatif, dan mampu mendukung pencapaian target pembangunan Kota Sukabumi,” pungkas Hasan. (ris)
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6106891/original/010738600_1778992419-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_17.46.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6109337/original/054962400_1778994759-Screenshot_2026-05-17_114441.jpg)