SUKABUMI – Masih dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 BPJS Kesehatan serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menggelar Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem JKN (Gema Kompas JKN) secara serentak di beberapa kota di Indonesia.
Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu kota yang terpilih untuk acara ini. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Balai Desa Gedepangrango Kecamatan Kadudampit,Kabupaten Sukabumi pada Kamis, (14/8/2025) dengan dihadiri langsung oleh beberapa unsur Pemerintah Kabupaten Sukabumi seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Aparat Kecamatan dan Desa serta dari berbagai elemen masyarakat seperti Kader PKK, Kader Posyandu, Kader Keluarga Berencana (KB), Penggiat Wisata, Pekerja Sosial Masyarakat dan lainnya yang dilibatkan dalam acara Gema Kompas JKN ini.
Dalam kesempatan tersebut, Direksi Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga (Dirpatuhal) BPJS Kesehatan, Mundiharno dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan hadirnya Gema Kompas JKN merupakan suatu hal yang penting dalam memberikan pemahaman terkait kesehatan dan bagaimana mengurus BPJS Kesehatan sesuai prosedur.
“Kegiatan Gema Kompas JKN ini terdiri dari relawan-relawan yang membantu menjelaskan apa itu JKN? Apa itu BPJS? Supaya ketika kita sakit, berobatnya ke mana? Apa harus ke rumah sakit atau cukup ke puskesmas, hal itu sangatlah penting untuk kita semua,” ucap Mundiharno.
Mundiharno mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas capaian Universal Health Coverage (UHC) yang artinya pemerintah berperan penting dalam memperhatikan kesejahteraan warga Kabupaten Sukabumi melalui keikutsertaan penduduknya dalam Program JKN.
“Meskipun penduduknya banyak, tetapi pemerintahnya sudah memasukkan 99% penduduk Sukabumi terdaftar menjadi peserta JKN. Salah satu indikator bahwa kabupaten memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan warganya adalah kalau kabupaten tersebut sudah mencapai UHC, nah ini Sukabumi sudah luar biasa,” ucap Dirpatuhal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan selalu siap untuk berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan literasi serta pemahaman masyarakat tentang manfaat dari Program JKN.
“Dengan adanya sosialisasi Gema Kompas JKN, mudah-mudahan kita itu bisa meningkatkan kesadaran warga masyarakat. Dan memahami bagaimana pentingnya JKN, itu sangat diperlukan. Kita mungkin tidak merasa bahwa pada waktu sehat tenang-tenang saja, tapi pada waktu sakit baru terasa, itu yang harus kita pikirkan semua bagi warga masyarakat,” ujar Ade
Pada sambutannya, Ade menambahkan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan BPJS Kesehatan berlangsung baik. Ia menilai kegiatan seperti Gema Kompas JKN perlu terus digalakkan di berbagai wilayah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
“Selama ini komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan BPJS Kesehatan berjalan dengan sangat baik. Kegiatan-kegiatan seperti ini perlu untuk terus diadakan di berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi agar masyarakat semakin paham tentang Program JKN,” kata Ade.
Lebih lanjut, Ade menekankan serta mengajak kepada seluruh pihak baik dari pemerintahan, BPJS Kesehatan, fasilitas Kesehatan, dan kader-kader yang ada di kewilayahan untuk selalu bersama-sama melakukan kolaborasi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Program JKN dan manfaat-manfaatnya untuk mewujudukan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang sehat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat peringatan HUT ke-57 BPJS Kesehatan yang mengusung tema “JKN Milik Bersama, Mewujudkan Indonesia Semakin Sehat”. Melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas, BPJS Kesehatan terus berkomitmen dalam memperkuat literasi dan partisipasi masyarakat demi keberlangsungan Program JKN untuk seluruh rakyat Indonesia. (*/wdy)