Gabryel Instruksikan Kader Siaga, Jangan Gampang Terprovokasi

6 hours ago 8

RADARSUKABUMI.COM – Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Barat, Gabryel Alexander Etwiorry, menginstruksikan seluruh kader GRIB Jaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan ikut menjaga keamanan serta kondusivitas di wilayah masing-masing. Arahan tersebut disampaikan Gabryel saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC GRIB Jaya Kota Sukabumi di salah satu rumah makan Sukabumi, Rabu (26/8/2026). Dirinya meminta seluruh kader tidak mudah terprovokasi, terutama oleh informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, menjaga situasi tetap aman bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan. Organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menciptakan suasana yang kondusif di daerah masing-masing.

“Yang pertama, menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing, di kabupaten dan kota masing-masing. Kita harus bersama TNI dan Polri menjaga kamtibmas serta mencegah berbagai gangguan yang dapat mengarah pada tindakan kriminalitas,” ujar Gabryel.

Ia meminta kader GRIB Jaya di Kota Sukabumi memperkuat koordinasi dan sinergi dengan aparat keamanan, baik Polresta Sukabumi, Kodim maupun pemerintah daerah. Langkah tersebut, menurutnya, penting agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi bersama.

Gabryel menyebut seluruh kader GRIB Jaya di Jawa Barat diminta meningkatkan kesiapsiagaan mulai 27 Agustus 2026. Namun, ia menekankan kesiapsiagaan tersebut harus dilakukan secara terkoordinasi dan tetap dalam koridor menjaga ketertiban.

“Mulai besok kita Siaga 1. Kita sama-sama amankan wilayah kita masing-masing. Yang di Kota Sukabumi harus bersinergi dengan Polresta, Kodim, aparat pemerintah dan Pemerintah Kota,” katanya.

Di sisi lain, Gabryel menegaskan GRIB Jaya tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa. Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak yang dilindungi undang-undang, namun pelaksanaannya harus tetap dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu keamanan masyarakat.

Ia berharap siapa pun yang menyampaikan aspirasi dapat datang dengan baik dan kembali ke daerahnya dalam keadaan aman setelah menyampaikan tuntutannya.

“Aksi unjuk rasa itu dilindungi undang-undang dan kami menghargainya. Tetapi kami berharap datang dengan baik, menyampaikan aspirasi dengan tertib, kemudian pulang kembali dengan aman dan sehat,” ucapnya.

Gabryel juga mengingatkan para kader agar tidak mudah terpancing oleh isu maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta seluruh jajaran GRIB Jaya untuk aktif memantau perkembangan situasi tanpa ikut menyebarkan informasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Menurutnya, Jawa Barat harus tetap menjadi wilayah yang aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memberikan rasa percaya bagi dunia usaha dan investasi.

“Kita harapkan Jawa Barat tetap menjadi provinsi yang aman, kondusif dan nyaman, baik untuk tempat tinggal, bagi masyarakat maupun untuk investasi. Karena itu seluruh kader harus ikut menjaga wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan bahwa setiap tindakan kader dapat berdampak terhadap nama organisasi. Karena itu, Gabryel meminta seluruh anggota GRIB Jaya menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang justru memicu persoalan di tengah masyarakat.

“Jangan mudah terprovokasi. Jaga seragam yang dikenakan dan jaga nama baik organisasi. Yang terpenting sekarang adalah bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (ris)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |