
SUKABUMI – Harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional Kota Sukabumi masih bertahan tinggi. Memasuki awal September 2026, harga ayam broiler di Sukabumi berada di kisaran Rp43 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.
Harga tersebut masih jauh dari kondisi normal. Kenaikan harga ayam broiler mulai terasa sejak awal Agustus 2026 dan hingga kini belum menunjukkan penurunan signifikan.
Tingginya permintaan masyarakat menjadi salah satu faktor yang membuat harga ayam tetap bertahan di level tinggi. Di sisi lain, pasokan ayam broiler di pasar belum mengalami peningkatan berarti.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M. Rifki, mengatakan harga ayam broiler memang sempat mengalami penurunan.
Namun, penurunan tersebut masih terbatas sehingga harga ayam di sejumlah pasar tetap relatif tinggi.
“Permintaan meningkat, sementara pasokan relatif tetap. Itu yang kemudian mendorong harga ayam masih bertahan tinggi,” kata Rifki, Kamis (3/9/2026).
Berdasarkan pemantauan Diskumindag Kota Sukabumi, harga ayam broiler paling rendah saat ini berada di kisaran Rp42 ribu hingga Rp43 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut menunjukkan harga ayam broiler di Sukabumi belum kembali ke kisaran normal. Rifki menyebut peluang penurunan harga masih terbuka apabila keseimbangan antara permintaan dan pasokan mulai membaik.
Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan harga ayam broiler akan kembali normal.
“Kalau permintaan dan pasokan sudah seimbang, harga berpeluang turun. Tetapi kapan kembali normal, belum bisa dipastikan,” ujarnya.
Di tengah tingginya harga ayam broiler, pergerakan berbeda terjadi pada komoditas cabai merah besar lokal. Harga cabai merah besar justru mengalami penurunan dari sekitar Rp70 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram.
Penurunan harga tersebut mengikuti pelemahan harga di tingkat Pasar Induk Caringin, Bandung. Kondisi ini sedikit memberikan ruang bagi konsumen di tengah masih tingginya sejumlah harga pangan.
Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya di Kota Sukabumi masih relatif stabil. Harga daging sapi berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram. Sementara itu, telur ayam negeri sekitar Rp26 ribu per kilogram.
Untuk komoditas bawang merah dan bawang putih, masing-masing berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram. Pergerakan harga sejumlah komoditas tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi daya beli masyarakat, terutama ketika harga ayam broiler masih berada di level tinggi.
Diskumindag Kota Sukabumi memastikan pemantauan harga pangan di Kota Sukabumi terus dilakukan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga di pasar.
Menurut Rifki, perubahan harga pangan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tingkat permintaan, ketersediaan pasokan, biaya distribusi, hingga harga dari distributor.
“Pemantauan terus kami lakukan untuk memastikan pasokan tetap tersedia. Perubahan harga bisa dipengaruhi permintaan, pasokan, biaya distribusi, maupun harga di tingkat distributor,” tukasnya. (ris)

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579725/original/015072000_1778068987-IMG_8757.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6106891/original/010738600_1778992419-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_17.46.41.jpeg)

