Kemarau Panjang, Lapas Sukabumi Gelar Salat Istisqa

8 hours ago 5
 Lapas Kelas IIB Sukabumi bersama warga binaan menggelar Shalat Istisqa serta doa bersama untuk memohon turunnya hujan, Jumat (18/9). (Bambang/Radar Sukabumi) ANTUSIAS: Lapas Kelas IIB Sukabumi bersama warga binaan menggelar Shalat Istisqa serta doa bersama untuk memohon turunnya hujan, Jumat (18/9). (Bambang/Radar Sukabumi)

RADARSUKABUMI.COM – Kemarau yang masih melanda menjadi momentum bagi jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi bersama warga binaan untuk meningkatkan ikhtiar spiritual. Misalnya saja, dengan menggelar Salat Istisqa serta doa bersama untuk memohon turunnya hujan, Jumat (18/9).

Kegiatan tersebut digelar bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi sebagai tindak lanjut arahan Direktorat Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan melalui Surat Nomor PAS.4.PK.06.01-35 tanggal 15 September 2026.

Mengusung tema Gerakan Nasional Salat Istisqa dan Doa Bersama untuk Memohon Hujan serta Mitigasi Dampak Kekeringan, kegiatan diikuti ASN dan warga binaan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Salat Istisqa dipimpin Ustaz H. Endang Saepulloh selaku imam sekaligus khatib. Sementara Ustaz Dedi Rizaludin dari Kemenag Kota Sukabumi turut memberikan pendampingan sebagai penyuluh agama.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak rasa syukur sekaligus merendahkan diri di hadapan Allah SWT di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang. Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia untuk memohon pertolongan dan turunnya hujan. “Apa yang kita lakukan prinsipnya yaitu Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” kata Budi kepada Radar Sukabumi, Jumat (18/9).

Selain menjadi ikhtiar memohon turunnya hujan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi warga binaan. “Momentum itu juga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta kesadaran untuk menghemat dan menjaga ketersediaan air.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan khidmat. ASN serta warga binaan mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa’ dan doa bersama dengan penuh kekhusyukan,” paparnya.

Dalam khutbahnya, Ustaz Endang Saepulloh mengingatkan bahwa hujan merupakan kebutuhan seluruh makhluk hidup, mulai dari manusia, hewan, tumbuhan hingga tanah. Jamaah pun diajak memperbanyak istighfar, bertaubat dan melakukan introspeksi atas kesalahan yang telah diperbuat. “Taubat tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan meninggalkan perbuatan yang salah, menyesali kesalahan dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya,” pungkasnya. (bam)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |