SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi (STIKes Sukabumi) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui hasil Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Periode 3 Tahun 2026. Selain mencatat tingkat kelulusan tinggi, dua program studi STIKes Sukabumi berhasil masuk jajaran peringkat nasional.
Program Studi D3 Keperawatan STIKes Sukabumi berhasil meraih peringkat kedua nasional, sedangkan Program Studi Profesi Ners menempati peringkat keenam nasional.
Ketua STIKes Sukabumi, Iwan Permana, mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Lembaga menerapkan kebijakan pengayaan materi pada seluruh mata kuliah yang berkaitan dengan kompetensi UKOMNAS.
“Persiapan dilakukan melalui pengayaan untuk seluruh mata kuliah yang akan diujikan, pelatihan internal serta try out UKOMNAS di ruang CBT milik STIKes Sukabumi,” ujar Iwan.
Mahasiswa juga mengikuti try out tingkat nasional yang diselenggarakan panitia pusat. Selain itu, setiap evaluasi pembelajaran diarahkan agar soal-soal yang diberikan dosen memiliki karakteristik dan orientasi terhadap kompetensi yang diujikan dalam UKOMNAS.
Hasilnya, tingkat kelulusan mahasiswa STIKes Sukabumi menunjukkan capaian tinggi. Program Studi D3 Kebidanan dan Program Studi Sarjana Profesi Kebidanan mencatat kelulusan 100 persen. Sementara itu, D3 Keperawatan mencapai 98,6 persen, sedangkan Profesi Ners mencapai 92 persen.
Iwan menegaskan, capaian tersebut tidak membuat STIKes Sukabumi berhenti melakukan evaluasi. Mahasiswa yang belum mencapai kelulusan 100 persen tetap menjadi perhatian melalui pembinaan secara berkelanjutan.
Menurutnya, peringkat nasional ditentukan berdasarkan capaian nilai mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia sesuai kategori yang telah ditetapkan. Karena itu, keberhasilan D3 Keperawatan di posisi kedua nasional dan Profesi Ners di posisi keenam menjadi salah satu indikator capaian lembaga dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi UKOMNAS.
“Peringkat merupakan pencapaian target lembaga, tetapi kami tidak hanya cukup dengan hasil tersebut. Perbaikan terus dilakukan, baik dalam proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran maupun persiapan UKOMNAS secara berkelanjutan dan terencana,” tegasnya.
Ketua Program Studi D3 Keperawatan STIKes Sukabumi, Yeni Yulianti, mengatakan tingginya tingkat kelulusan tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara terencana, berkelanjutan dan berbasis evaluasi hasil belajar mahasiswa.
Pembinaan dilakukan melalui pengayaan atau pendalaman materi, pembiasaan mengerjakan soal UKOMNAS serta try out secara berulang. Hasil try out kemudian digunakan untuk memetakan kesiapan mahasiswa sekaligus mengidentifikasi mahasiswa yang membutuhkan pembinaan tambahan.
Mahasiswa juga mengikuti try out nasional dan regional Jawa Barat, webinar tips dan trik menjawab soal UKOMNAS yang diselenggarakan AIPVIKI Regional IV Jawa Barat dan Banten, serta pemantauan penggunaan aplikasi SIVOKI.
Sementara itu, Ketua Program Studi Profesi Ners STIKes Sukabumi, Ghulam Ahmad, menjelaskan pembinaan dilakukan secara terstruktur, bertahap dan berbasis hasil evaluasi kemampuan mahasiswa.
Mahasiswa mendapatkan pembekalan materi sesuai blueprint UKOMNAS. Selanjutnya, program studi menggelar enam kali try out lokal dan satu kali try out nasional dengan soal berbasis kasus yang disusun menyerupai karakteristik UKOMNAS.
“Try out bertujuan mengukur kesiapan mahasiswa sekaligus membiasakan mahasiswa dengan pola dan manajemen waktu ujian,” jelasnya.
Hasil try out kemudian dianalisis untuk menentukan materi remediasi dan pengayaan. Pembahasan soal juga dilakukan melalui aplikasi SINERSI MOBILE, sehingga mahasiswa dapat mengetahui tingkat kesalahan dan memahami pembahasan setiap soal.
Ke depan, STIKes Sukabumi akan memperkuat pembelajaran mandiri mahasiswa, menata kembali metode dan strategi persiapan UKOMNAS, serta memperbanyak try out internal. Penguatan kompetensi dosen dalam item review dan review pembuatan soal UKOMNAS serta penataan evaluasi OSCE juga akan terus dilakukan. (wdy)




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7834712/original/073504000_1780655454-AMJ_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336552/original/022857800_1782207398-pexels-minan1398-1441593.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261860/original/079137400_1781760927-9179005499397205708.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7746836/original/040565800_1780554499-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8047663/original/032394000_1780890718-7039489f-a3c7-45bd-ba19-1e84522ef9c9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256422/original/061879900_1781157874-pohon_buah_di_sawah.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564871/original/061974900_1777003092-kelengkeng.jpg)
