Fimela.com, Jakarta Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh penjuru dunia mulai bersiap-siap untuk menyambut bulan penuh berkah ini dengan sukacita. Salah satu tradisi yang kerap dijalankan sebelum Ramadan adalah Tarhib Ramadan, yakni menyambut bulan suci ini dengan kebahagiaan serta kesiapan baik secara spiritual maupun fisik.
Walaupun istilah Tarhib Ramadan mungkin terdengar kurang familiar bagi sebagian orang, praktik ini sejatinya sudah lama dilakukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari kajian persiapan Ramadan, doa bersama, hingga memperbanyak ibadah sunnah. Semua ini bertujuan untuk menyambut bulan Ramadan dengan hati yang lapang dan semangat beribadah yang lebih tinggi.
Jadi, apa sebenarnya arti dari Tarhib Ramadan? Bagaimana cara melakukannya agar persiapan menyambut Ramadan menjadi lebih optimal? Simak penjelasan berikut yang telah dirangkum oleh Fimela.com pada Rabu (26/2).
Nenggelar Salat Tarawih Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya hanya menampung 25% Jemaah. Berbagai persiapan telah dilakukan menyambut datangnya bulan Ramadan. Masjid menerapkan protokol sangat ketat dan memberi jarak untuk shaf Salat.
Pengertian Tarhib Ramadan dalam Islam
Merujuk laman Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) secara bahasa, kata Tarhib berasal dari bahasa Arab rahhaba - yurahhibu - tarhiban, yang berarti menyambut dengan penuh kelapangan hati dan kebahagiaan. Dalam konteks Islam, Tarhib Ramadan berarti menyambut bulan Ramadan dengan persiapan spiritual, mental, dan fisik agar bisa menjalankan ibadah dengan maksimal.
Dalam Islam, bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa karena penuh dengan keberkahan dan ampunan. Oleh karena itu, menyambutnya dengan penuh semangat dan persiapan yang matang adalah bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW.
Beberapa bentuk Tarhib Ramadan yang sering dilakukan di berbagai daerah meliputi:
- Kajian dan halaqah keislaman tentang keutamaan Ramadan.
- Ziarah kubur dan silaturahmi untuk membersihkan hati sebelum memasuki bulan suci.
- Munggahan atau Megengan, yaitu tradisi masyarakat Jawa dan Sunda dalam menyambut Ramadan dengan doa bersama dan makan bersama keluarga.
- Dengan memahami makna Tarhib Ramadan, umat Islam bisa lebih mempersiapkan diri secara maksimal dalam menyambut bulan yang penuh keberkahan ini.
Perbedaan Tarhib dan Targhib Ramadan
Sering kali istilah Tarhib dan Targhib Ramadan dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna yang berbeda dalam bahasa Arab.
- Tarhib Ramadan (ترحيب رمضان) berarti menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan kesiapan. Ini adalah sikap positif dalam menyambut datangnya bulan puasa.
- Targhib Ramadan (ترغيب رمضان) berarti mendorong umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan. Targhib lebih mengarah pada motivasi untuk meningkatkan amal ibadah selama bulan suci.Jika Tarhib Ramadan lebih berkaitan dengan persiapan sebelum bulan Ramadan, maka Targhib Ramadan lebih kepada dorongan untuk meningkatkan kualitas ibadah di dalam bulan Ramadan itu sendiri.
Oleh karena itu, memahami perbedaan ini bisa membantu umat Islam untuk lebih fokus dalam menjalankan Tarhib sebelum Ramadan tiba dan Targhib saat Ramadan berlangsung.
Cara Melakukan Tarhib Ramadan dengan Benar
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaksanakan Tarhib Ramadan agar persiapan menyambut bulan suci lebih maksimal. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Membaca Doa Menyambut Ramadan
Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa khusus untuk menyambut bulan Ramadan:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
"Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhana."
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan."
2. Memperbanyak Puasa Sunnah di Bulan Sya'ban
Rasulullah SAW banyak berpuasa di bulan Sya'ban sebagai persiapan menuju Ramadan. Ini juga bisa menjadi latihan bagi tubuh agar terbiasa menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.
3. Meningkatkan Ibadah dan Membaca Al-Qur'an
Tarhib Ramadan juga dilakukan dengan mulai membiasakan diri membaca Al-Qur'an, memperbanyak zikir, serta meningkatkan kualitas shalat sunnah. Dengan melakukan amalan-amalan ini, hati dan jiwa akan lebih siap menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan kesiapan.
Berbagai Aktivitas Tarhib Ramadan
Tadarus Al-Qur'an menjadi salah satu aktivitas utama dalam Tarhib Ramadan. Membaca Al-Qur'an bersama-sama di masjid atau rumah meningkatkan kedekatan dengan kitab suci dan mempersiapkan diri untuk memahami Al-Qur'an lebih intensif selama Ramadan. Selain itu, membersihkan lingkungan, baik masjid, rumah, maupun lingkungan sekitar, menjadi simbol kesucian lahir dan batin dalam menyambut bulan suci.
Bersedekah kepada yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian sosial dan meraih pahala. Meningkatkan ibadah seperti memperbanyak shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri secara spiritual. Mengikuti kajian atau halaqah ilmu menambah pengetahuan tentang keutamaan Ramadan dan tata cara ibadah di dalamnya.
Puasa sunnah di bulan Sya'ban juga dianjurkan sebagai persiapan fisik dan spiritual untuk puasa Ramadan. Bersosialisasi dengan keluarga dan teman mempererat silaturahmi dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci. Membuat pernak-pernik Ramadan seperti umbul-umbul dan poster juga bisa dilakukan untuk memeriahkan suasana.
Kegiatan lain yang sering dilakukan adalah pawai atau karnaval untuk menyebarkan semangat Ramadan kepada masyarakat luas. Tak lupa, membaca doa khusus memohon agar diberikan kesempatan untuk menjalani Ramadan dengan baik dan amal ibadah diterima Allah SWT. Contoh doa: "Ya Allah, selamatkanlah aku hingga sampai Ramadan, dan selamatkanlah Ramadan untukku, dan terimalah Ramadan dariku dengan diterimanya (amalanku)."
People Also Ask (FAQ)
1. Apa tujuan utama dari Tarhib Ramadan?
Tujuan utama Tarhib Ramadan adalah menyambut bulan suci dengan penuh kebahagiaan, kesiapan fisik, dan spiritual, sehingga umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik.
2. Apa saja amalan yang bisa dilakukan dalam Tarhib Ramadan?
Beberapa amalan yang dianjurkan dalam Tarhib Ramadan antara lain membaca doa menyambut Ramadan, memperbanyak puasa sunnah, meningkatkan ibadah, serta mengikuti kajian keislaman.
3. Apakah ada dalil tentang Tarhib Ramadan?
Dalam beberapa hadis, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk bersiap menyambut Ramadan dengan memperbanyak doa dan ibadah, salah satunya doa: "Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhana."
4. Apa perbedaan antara Tarhib dan Targhib Ramadan?
Tarhib Ramadan berarti menyambut bulan Ramadan dengan kebahagiaan, sedangkan Targhib Ramadan adalah motivasi untuk meningkatkan ibadah selama Ramadan.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
LifestyleTradisi Tarhib Ramadan: Sambut Bulan Suci dengan Sukacita, Lakukan Aktivitas Ini
Secara etimologis, kata 'tarhib' (ترحيب) berasal dari bahasa Arab yang berarti penyambutan atau penerimaan dengan hati terbuka dan penuh keikhlasan.
InfoMenjelang Ramadhan 2025: Kenali Syarat Wajib dan Rukun Puasa untuk Ibadah yang Maksimal
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas tentang syarat wajib, rukun puasa, serta tips persiapan menyambut Ramadan agar ibadah kita dapat dilaksanakan dengan optimal.
InfoKapan Sidang Isbat untuk Menentukan 1 Ramadhan 2025? Simak Tanggalnya!
Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan bahwa 1 Ramadan akan jatuh pada tanggal 1 Maret 2025, sedangkan pemerintah memilih untuk menunggu hasil rukyatul hilal guna memastikan tanggal tersebut, sehingga umat dapat melaksanakan salat Tarawih setelah Isya.
InfoRukun dan Syarat Sah Puasa, Apa Bedanya? Temukan Penjelasannya di Sini
Syarat sah dan rukun puasa adalah elemen penting yang menjadi fondasi agar puasa diterima oleh Allah.
InfoPahami Doa Buka Puasa Sesuai Anjuran Nabi Muhammad SAW, Lengkap dengan Adabnya
Selain membaca doa, terdapat beberapa adab yang perlu diperhatikan saat berbuka puasa, seperti memulai dengan yang manis seperti kurma jika tersedia, serta memperbanyak doa dan dzikir setelah berbuka.