3.000 Masker Dibagikan, Dinkes Kota Sukabumi Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik

3 hours ago 3

RADARSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi membagikan 3.000 masker gratis kepada pengendara dan masyarakat. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak abu vulkanik pasca erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Masker dibagikan langsung kepada pengendara sebagai bentuk edukasi, sekaligus pencegahan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Sekretaris Dinkes Kota Sukabumi, Yanti Kurnianti mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif agar masyarakat memiliki perlindungan ketika beraktivitas di luar ruangan. “Masker yang kami bagikan sebanyak 3.000 pcs, bekerja sama antara Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Ini sebagai langkah antisipasi dan perlindungan bagi masyarakat dari potensi dampak abu vulkanik,” kata Yanti kepada Radar Sukabumi, Senin (7/9).

Dinkes Kota Sukabumi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta menggunakan masker setiap kali keluar rumah, terutama masker jenis N95 atau KN95 yang dinilai lebih mampu menyaring partikel halus. “Masker juga disarankan segera diganti apabila sudah kotor atau lembap,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar rumah, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma, penyakit jantung, dan infeksi saluran pernapasan. “Jika beraktivitas di dalam rumah, pintu dan jendela sebaiknya ditutup rapat. Apabila terdapat abu yang masuk ke rumah, pembersihan sebaiknya dilakukan dengan cara disapu basah agar abu tidak kembali beterbangan,” paparnya.

Ia mengingatkan, masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih, minimal delapan gelas sehari, guna menjaga kondisi tubuh tetap terhidrasi selama menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi terdampak abu vulkanik.

“Warga yang mengalami keluhan kesehatan seperti sesak napas, batuk yang tidak kunjung sembuh, mata terasa perih, maupun keluhan lainnya diminta segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, pembagian 3.000 masker gratis tersebut dapat membantu memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah potensi dampak abu vulkanik. “Mari kita jaga kesehatan bersama. Tetap tenang, tidak panik, dan hanya percaya informasi dari sumber resmi seperti BMKG, PVMBG, BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi,” pungkasnya. (bam)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |