
RADARSUKABUMI.COM – Pengembangan investasi di Kota Sukabumi dinilai perlu diarahkan bukan sekadar menambah aktivitas usaha, tetapi harus memberikan dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja dan memperkuat sektor UMKM.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan kehadiran kawasan usaha dan investasi baru harus mampu menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan program bantuan sosial, tetapi perlu menciptakan ekosistem ekonomi yang membuat masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan dan peluang usaha.
“Pembangunan harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Kita ingin investasi yang masuk bisa membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan UMKM, dan memperkuat perekonomian Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki saat menghadiri Soft Opening Teras Alam Riverside bersama Owner Teras Alam Riverside Tan Wijaya, Jusuf Hamka di Jalan Sejahtera, Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Sabtu (5/9/2026).
Ayep mengatakan pemerintah akan terus mendorong hadirnya pelaku usaha yang memiliki komitmen untuk berkembang bersama masyarakat. “Pertumbuhan kawasan usaha harus diikuti dengan keterlibatan warga lokal sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga pekerja dan pelaku UMKM di sekitarnya,” jelasnya.
Ia menilai posisi Kota Sukabumi yang memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya alam membuat pengembangan ekonomi harus dilakukan secara lebih terarah. Salah satu peluang yang dapat diperkuat adalah sektor perdagangan, jasa, industri, pariwisata, serta usaha berbasis kreativitas masyarakat.
“Kalau kita ingin Sukabumi berkembang, investasi harus kita buka. Tetapi investasi itu harus memberikan efek ekonomi yang nyata, terutama terhadap masyarakat dan penciptaan lapangan pekerjaan,” katanya.
Selain investasi, Ayep juga kembali menyoroti penguatan akses permodalan bagi masyarakat. Ia menyebut pemerintah tengah mendorong skema pembiayaan usaha tanpa bunga yang bersumber dari dana wakaf sebagai salah satu instrumen untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha secara mandiri.
Lanjut Ayep Zaki, pembiayaan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki usaha tetapi terkendala modal. Pemerintah, kata Ayep, ingin agar kebijakan ekonomi tidak berhenti pada bantuan, melainkan mendorong masyarakat memiliki kemampuan untuk meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.
“Tujuannya bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi bagaimana masyarakat bisa bangkit, punya usaha, punya pendapatan dan akhirnya mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Kehadiran Teras Alam Riverside sendiri menjadi salah satu contoh berkembangnya aktivitas usaha di tengah kawasan perkotaan. Ayep berharap pelaku usaha dapat melihat pembangunan bukan hanya dari sisi bisnis, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat sekitar.
Ia menegaskan pembangunan Kota Sukabumi ke depan harus berjalan dengan prinsip kejujuran, keadilan dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
“Saya di sini hanya kontrak, tidak lama. Saya bukan mencari uang, tetapi ingin mengabdi dan mencintai Sukabumi. Saya ingin Sukabumi menjadi kota yang memiliki kawasan perkotaan dan industri,” tegasnya. (ris)









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6109337/original/054962400_1778994759-Screenshot_2026-05-17_114441.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6106891/original/010738600_1778992419-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_17.46.41.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)