Nusa Putra University Kukuhkan 451 Genusian dari 19 Negara

3 hours ago 3

SUKABUMI – Nusa Putra University (NPU) kembali menegaskan kiprahnya sebagai perguruan tinggi berorientasi global. Sebanyak 451 Genusian resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-16 Nusa Putra University yang berlangsung di Gedung Anton Soedjarwo, Kota Sukabumi, Sabtu (5/9/2026).

Wisuda ke-16 Nusa Putra University kali ini berlangsung istimewa karena para lulusan tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara.

Sebanyak 451 wisudawan dan wisudawati program sarjana dan magister tersebut berasal dari 36 provinsi di Indonesia serta 18 negara lainnya. Dengan demikian, prosesi wisuda merepresentasikan Genusian dari 19 negara.

Para Genusian internasional tersebut berasal dari Yaman, Mali, Palestina, Mauritania, Tajikistan, Pakistan, Sudan Selatan, Suriah, Ethiopia, Rwanda, Zimbabwe, Aljazair, Myanmar, Sudan, Papua Nugini, Armenia, Libya, dan Djibouti.

Keberagaman tersebut menjadi gambaran semakin kuatnya ekosistem pendidikan Nusa Putra University yang multikultural. Kampus di Sukabumi itu mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah, negara, bahasa, dan budaya dalam satu lingkungan akademik.

Mengusung tema “Love in Action, Impact in Motion”, Wisuda ke-16 Nusa Putra University tidak hanya menjadi seremoni berakhirnya masa studi.

Tema tersebut menjadi pesan bagi para Genusian agar ilmu, kompetensi, pengalaman, dan nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rektor Nusa Putra University, Kurniawan, mengatakan keberagaman asal para lulusan membuat Wisuda ke-16 memiliki makna tersendiri bagi universitas.

“Wisuda kali ini merupakan wisuda yang spesial, sesuai dengan tema kita yaitu Love in Action, Impact in Motion,” ujarnya.

Menurut Kurniawan, kehadiran lulusan dari 18 negara menunjukkan perjalanan pendidikan Nusa Putra University telah melampaui batas geografis.

Para Genusian yang nantinya kembali ke negara maupun daerah masing-masing diharapkan mampu membawa ilmu dan pengalaman selama menempuh pendidikan di Nusa Putra untuk memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.

“Kita berbangga hari ini kita mewisuda bukan hanya dari Indonesia, tapi ada 18 negara yang mengikuti wisuda, menjadi putra-putri terbaik dan akan mengabdi tentunya di negara masing-masing,” ungkapnya.

Memasuki fase baru setelah menyandang gelar akademik, para Genusian akan menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan yang terus berubah. Karena itu, Kurniawan berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kemampuan.

Ia juga mendorong para Genusian membangun networking seluas mungkin. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan membangun hubungan menjadi modal penting untuk menghadapi perubahan.

“Pesan saya kepada para wisudawan yaitu bangun networking kalian, jangan berhenti belajar. Bahwa Genusian akan terus berkarya di manapun berada,” tuturnya.

Sekretaris Universitas sekaligus Penanggung Jawab Wisuda Nusa Putra University, CSA Teddy Lesmana, menyebut Wisuda ke-16 menjadi salah satu momentum paling spesial selama dirinya mengawal pelaksanaan wisuda di Nusa Putra.

“Wisuda kali ini merupakan yang paling spesial menurut saya sepanjang mengawal pelaksanaan wisuda di Nusa Putra. Karena hari ini kita mau wisuda mahasiswa dari 18 negara, 19 dengan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Teddy, keberagaman tersebut sejalan dengan semangat Love in Action, Impact in Motion. Nilai cinta kasih yang dibangun di lingkungan kampus diharapkan terus dibawa para Genusian ketika kembali ke negara dan daerah masing-masing.

“Cinta kasih yang ditebarkan oleh Universitas Nusa Putra sekarang sudah menyebar ke lebih dari 19 negara,” katanya.

Nusa Putra University sendiri memiliki mahasiswa asing yang berasal dari lebih dari 80 negara. Kehadiran Genusian internasional dalam Wisuda ke-16 menjadi bagian dari perjalanan NPU dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin multikultural dan berorientasi global.

Para lulusan internasional tidak hanya membawa pulang gelar akademik, tetapi juga pengalaman selama belajar dan berinteraksi di Indonesia

Pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan negara, pengalaman akademik, serta kehidupan dalam lingkungan kampus multikultural menjadi bagian penting dari perjalanan mereka sebagai Genusian.

Penghargaan diberikan atas berbagai pencapaian, baik akademik maupun nonakademik. Prestasi tersebut diraih melalui kompetisi, organisasi, kreativitas, kepemimpinan, serta berbagai aktivitas pengembangan diri selama menjalani pendidikan di Nusa Putra.

Pencapaian para Genusian berprestasi diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengeksplorasi kemampuan, mengikuti berbagai kegiatan, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak positif.

Di balik keberhasilan 451 Genusian menyandang gelar akademik, terdapat perjuangan panjang orang tua dan keluarga.Wisuda menjadi puncak perjalanan pendidikan yang diiringi doa, dukungan, pengorbanan, serta harapan keluarga.

Teddy mengatakan Nusa Putra University berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi keluarga yang hadir menyaksikan keberhasilan putra-putrinya.

Meski gedung baru Nusa Putra University masih dalam tahap pembangunan dan belum dapat digunakan sebagai lokasi wisuda, pihak universitas menyediakan fasilitas pendukung. Keluarga yang tidak dapat masuk ke ruangan tetap dapat menyaksikan prosesi melalui giant screen yang disediakan di area luar.

“Tidak ada yang paling membahagiakan bagi seorang orang tua ketika melihat anaknya mencapai sebuah kesuksesan. Apalagi sukses lulus dari sebuah kampus yang memiliki reputasi yang sangat luar biasa. Itu pasti bagi orang tua manapun sangat-sangat mengharukan dan sekaligus juga bangga,” pungkasnya. (wdy)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |