SAMBUTAN: Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah saat menghadiri Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Cikondang, Senin (7/9). (IST)RADARSUKABUMI.COM – Pesan menohok disampaikan Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah saat menggembleng para kader pada kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Cikondang, Senin (7/9). Ia menegaskan agar para kader fokus berbuat baik, tanpa perlu pusing membuktikan diri kepada orang lain.
“Jangan sibuk membuktikan kepada orang lain. Mari menjadi baik, bahkan kepada orang yang tidak baik kepada kita,” tegas Ranty di hadapan puluhan kader PKK dan Posyandu.
Menurut Ranty, kerja sosial di lapangan tidak selalu disambut manis oleh warga. Oleh karena itu, kader PKK dituntut memiliki kecerdasan emosional dan ketangguhan (resiliensi) tinggi, agar tidak mudah patah semangat saat menjalankan tugas.
Ia menilai, setiap dinamika di lapangan harus dijadikan proses pembelajaran langsung (learning by doing). Sikap pantang menyerah ini dinilai krusial, karena kader PKK merupakan ujung tombak dalam mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mempercepat penurunan angka stunting di Kota Sukabumi.
Selain penguatan mental, Ranty juga menekankan pentingnya akurasi data lapangan agar seluruh program pemberdayaan dan penanganan stunting tepat sasaran.
“Data yang tepat akan menghasilkan keputusan yang tepat, dan keputusan yang tepat harus diikuti pelaksanaan yang tepat. Mari terus berproses demi mewujudkan generasi hebat menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
TP-PKK Kota Sukabumi memiliki peran strategis, dalam mendorong terciptanya keluarga sehat dan masyarakat yang berdaya. Peran tersebut, semakin penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Sukabumi.
“Kedekatan kader dengan warga membuat PKK memiliki ruang besar untuk memberikan edukasi, pendampingan hingga mendorong perubahan perilaku keluarga,” kata Ranty saat membuka Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Cikondang, Senin (7/9).
Ranty mengapresiasi seluruh kader PKK yang selama ini konsisten menjalankan perannya di tengah masyarakat. Menurutnya, kerja kader bukan sekadar menjalankan program, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
“Terima kasih kepada ibu-ibu PKK dan Posyandu yang selama ini terus hadir di tengah masyarakat. Mudah-mudahan apa yang dilakukan menjadi manfaat, sehingga masyarakat kita semakin sehat dan semakin paham,” pungkasnya. (bam)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6109337/original/054962400_1778994759-Screenshot_2026-05-17_114441.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6106891/original/010738600_1778992419-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_17.46.41.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)