SUKABUMI — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan Praktik Klinik Lapangan (PKL) bertajuk Aplikasi Komprehensif di Keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, wilayah kerja Puskesmas Cisaat, Kabupaten Sukabumi, mulai 27 April hingga 9 Mei 2026.
Sebanyak 72 mahasiswa tingkat III Program Studi DIII Keperawatan semester 6 diterjunkan langsung ke tengah masyarakat. Mereka tidak hanya menjalankan praktik akademik, tetapi juga membawa misi sosial untuk membantu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai persoalan kesehatan warga.
Pembantu Ketua I STIKes Sukabumi, Rosliana Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara STIKes Sukabumi, Pemerintah Desa Sukaresmi, serta Puskesmas Cisaat. Sinergi ini menjadi kunci dalam memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami bekerja sama dengan desa dan puskesmas untuk memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa sekaligus berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, mulai dari Wakil Ketua I, II, dan III, kepala program studi, dosen pembimbing, hingga unsur pemerintah desa seperti kepala desa, kader kesehatan, perangkat desa, serta perwakilan Puskesmas Cisaat.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing fokus pada bidang keperawatan berbeda, yakni keperawatan gerontik, keperawatan anak, keperawatan maternitas, dan keperawatan medikal bedah. Setiap kelompok memiliki tugas untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada di masyarakat, merancang solusi, hingga mengimplementasikan intervensi keperawatan secara langsung.
Proses dimulai dari pendataan kondisi kesehatan warga, dilanjutkan dengan analisis masalah, perencanaan tindakan, hingga pelaksanaan program seperti penyuluhan kesehatan dan pemberian asuhan keperawatan secara individu. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dievaluasi untuk mengukur efektivitas intervensi yang dilakukan.
Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional.
Rosliana berharap, melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian STIKes Sukabumi terhadap masyarakat. Diharapkan, kehadiran mahasiswa di Desa Sukaresmi mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran dan kualitas kesehatan warga.
“Semoga mahasiswa tetap semangat menjalankan kegiatan ini, menambah wawasan, serta memperoleh pengalaman berharga di masyarakat sebagai bekal menjadi lulusan yang berkualitas dan siap terjun ke dunia kerja,” tutupnya. (wdy)
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503087/original/002679900_1771083848-Dancow_Indonesia_Cerdas_1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482516/original/097675800_1769226563-IMG_3742.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500165/original/009970600_1770817333-1280x847.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494340/original/092829300_1770285248-0L5A4829.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468470/original/003241900_1767952076-LAURENT_DESIGN.jpg)

