Asep Japar: Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama, Poskamling Harus Aktif Lagi

4 hours ago 2
Bupati Sukabumi Asep Japar saat diwawancara, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali Poskamling sebagai benteng keamanan lingkungan

PALABUHANRATU – Meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap aksi begal, pencurian, hingga tawuran mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.Di tengah mencuatnya wacana sayembara penangkapan pelaku kejahatan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa langkah paling efektif tetap dimulai dari penguatan keamanan lingkungan melalui kembali diaktifkannya pos keamanan lingkungan (Poskamling).

Menurut Asep, Pemkab Sukabumi sejak lama mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai benteng awal menjaga keamanan di setiap lingkungan. Program tersebut juga melibatkan unsur perlindungan masyarakat (Hansip) agar sistem keamanan berbasis warga berjalan optimal.

“Poskamling sebenarnya sudah lama kami dorong untuk diaktifkan kembali. Ronda malam bersama masyarakat dan Hansip harus kembali menjadi budaya karena keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Asep.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah tindak kriminalitas. Dengan lingkungan yang aktif melakukan pengawasan, potensi aksi begal, pencurian maupun tawuran diyakini dapat ditekan sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Bupati Asep Japar berharap seluruh elemen masyarakat tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga memiliki kepedulian menjaga lingkungan masing-masing.

“Yang terpenting masyarakat dan pemerintah harus bersatu. Kalau semua peduli terhadap lingkungan, insyaallah hal-hal yang dikhawatirkan seperti pembegalan tidak terjadi,” tegasnya.

Selain persoalan keamanan, Asep juga menanggapi keluhan masyarakat mengenai masih banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam di sejumlah ruas jalan Kabupaten. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi rasa aman warga, terutama pada malam hari.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah PJU yang rusak maupun lampunya telah habis masa pakai sehingga perlu dilakukan penggantian.

“Memang masih ada PJU yang rusak dan ada yang lampunya mati. Itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan akan terus kami upayakan penanganannya,” katanya.

Pemkab Sukabumi berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran agar fasilitas penerangan jalan kembali berfungsi maksimal.

“Dengan penerangan yang memadai serta aktifnya Poskamling di setiap lingkungan, diharapkan rasa aman masyarakat semakin meningkat dan ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit,” tuturnya.(ndi/d)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |