DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Pembangunan Tambak Udang Vaname di Surade Dihentikan

1 month ago 25

SUKABUMI — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita angkat bicara persoalan penolakan warga terkait rencana pembangunan tambak udang di Desa Buniwangi, kecamatan Surade, yang dalam beberapa hari ini ramai diperbincangkan.

Menurut Hamzah, telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak dalam audiensi bersama sejumlah masyarakat yang tergabung dalam forum masyarakat dan nelayan minajaya bersatu, dinas terkait dan unsur terkait serta pihak perusahaan.

Audiensi tersebut, dilakukan kata Hamzah sebagai bentuk tindak lanjut atas keluhan keluhan masyarakat setempat yang menolak terhadap pembangunan tambak udang tersebut.

“Alhamdulillah saya ketua komisi II telah menerima audiensi dari forum masyarakat nelayan Minajaya, terkait tambak udang yang rencana akan dibangun di sana, di Desa Buniwangi. Kami pun memanggil pihak perusahaan dan mitra kerja, ada DPTR, DLH dan perizinan. Kami ingin mendengarkan keinginan atau keluh kesah dari masyarakat,” ujar Hamzah saat diwawancara. Jumat, (13/2/2025).

Menurut Hamzah, masyarakat menolak pembangunan tambak udang tersebut, karena khawatir akan dampak yang akan ditimbulkan dan sebagainya, sehingga audiensi dilakukan untuk mengetahui hal itu secara detail sesuai arahan pimpinan.

“Karena secara regulasi sesuai arahan pimpinan, kami tanyakan juga sesuai teguran kedua yang dilayankan oleh Dinas Perizinan, mereka (pihak perusahaan) harus menghentikan segala kegiatannya dulu, dan itu sudah dilakukan,” jelasnya.

“Sesuai arahan pimpinan pun sama, harus dihentikan sebelum perizinan- perizinan yang lainnya selesai. Saya menanyakan ada beberapa keluhan dari masyarakat, yang harus memang diakomodir oleh pihak perusahaan, tanpa mengesampingkan kearifan lokalnya nanti kedepannya,” imbuhnya

Ditegaskan Hamzah, bahwa dalam perjalanannya proses audiensi semuanya berjalan dengan baik, meski pada akhirnya terjadi deadlock karena masyarakat menginginkan melakukan audiensi secara langsung dengan pihak perusahaan.

“Jadi saya memberikan ruang kepada forum dan perusahaan agar ngobrol langsung dengan masyarakat disana, apa yang menjadi keinginan forum dan keinginan masyarakat di sana bisa dipenuhi oleh perusahaan,” terangnya.

 “Yang pada intinya kami ingin adanya, kalau toh pun ini nanti dibangun, ingin berdampak baik untuk masyarakat setempat  lebih khusus untuk pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat itu,” sambungnya.

Karena kata Hamzah lagi, ketika berbicara peraturan, dan ketika peraturan sudah turun dan sebagainya, pihaknya di DPRD tidak akan bisa berbuat banyak, pasalnya pihak perusahaan hingga saat ini tengah melakukan proses pembuatan perizinan kepada dinas dinas terkait.

“Kami pun tidak bisa bagaimana – bagaimana karena izin mereka (perusahaan) sedang ditempuh, dengan catatan, hari ini mereka harus menghentikan segala aktivitasnya sebelum izin itu terbit,” tegasnya.

Halaman: 1 2

Read Entire Article
Information | Sukabumi |